CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Sekilas, bola golf terlihat seperti bola biasa yang sengaja dibuat tidak mulus. Permukaannya dipenuhi ratusan lekukan kecil yang disebut dimple.
Ternyata, lekukan tersebut punya fungsi penting yakni membantu bola melaju lebih jauh dan lebih stabil ketika dipukul.
Saat bola golf dipukul, udara mengalir melewati permukaannya.
Jika permukaan bola benar-benar mulus, aliran udara akan lebih cepat terlepas dari permukaan sehingga menghasilkan hambatan udara yang besar.
Akibatnya, bola kehilangan kecepatan lebih cepat dan jarak pukulannya menjadi lebih pendek.
Dimple membuat aliran udara di sekitar bola menjadi lebih terkontrol.
Lekukan tersebut membantu mengurangi hambatan sekaligus menghasilkan gaya angkat (lift) sehingga bola dapat bertahan lebih lama di udara.
Itulah sebabnya bola golf bisa melayang jauh setelah dipukul, bahkan ketika ukurannya relatif kecil.
Jumlah dimple pada bola golf juga tidak selalu sama. Umumnya, bola modern memiliki sekitar 300 hingga 500 dimple, tergantung desain dan karakteristik yang ingin dihasilkan produsen.
Pola, kedalaman, ukuran, dan jumlah dimple dapat memengaruhi bagaimana bola terbang.
Desain tertentu ditujukan untuk menghasilkan jarak maksimal, sementara lainnya lebih menekankan kestabilan dan kontrol.
Jadi, lekukan pada bola golf bukan sekadar desain. Tanpa dimple, bola golf tidak akan memiliki karakteristik penerbangan seperti yang dikenal dalam olahraga golf saat ini.
Semakin tepat desain dimple, semakin optimal bola memanfaatkan aliran udara untuk menghasilkan jarak, ketinggian, dan kestabilan penerbangan.





Komentar (0)