JAKARTA, DISWAY.ID - Jembatan Kendawi di Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, yang sebelumnya ambruk dan hanyut diterjang banjir bandang, kini mulai dibangun kembali oleh TNI.
Pembangunan jembatan gantung pengganti jembatan beton tersebut telah berjalan sekitar satu bulan dua minggu dengan progres mencapai lebih dari 50 persen.
TNI menargetkan jembatan yang menjadi akses utama bagi enam desa itu dapat rampung sebelum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Komandan Peleton (Danton) dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 855/Raksaka Dharma, Peltu Nurdin mengatakan pembangunan jembatan telah berlangsung sekitar satu bulan dua minggu.
BACA JUGA:Rp300 Triliun Hasil Efisiensi Anggaran, Prabowo: Dipakai untuk MBG dan Bangun 5.000 Jembatan
Salah satu abutment jembatan bahkan telah selesai dikerjakan.
"Perkembangan pembangunannya telah mencapai 50 persen," katanya kepada awak media, Jumat 31 Juli 2026.
Selama proses pembangunan berlangsung, TNI bersama masyarakat juga membangun jembatan sling sebagai jalur penyeberangan sementara. Selain itu, satu unit rubber boat disiagakan di lokasi untuk membantu mobilitas warga apabila diperlukan.
Sebelumnya, Kepala Koordinator Wilayah Aceh II Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR), Brigjen TNI (Mar) Dr. Guslin, telah meninjau langsung pembangunan jembatan gantung Kendawi.
BACA JUGA:Kementerian PU Tegaskan Jembatan Enang-Enang Tidak Ditutup, Justru Diperkuat Demi Keselamatan Masyarakat
Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm. Fran Desiafan Eka Saputra, SH, optimistis pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.
"Jika tidak ada kendala, jembatan gantung ini akan selesai sebelum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia," tuturnya.
Di tengah proses pembangunan, sejumlah warga Desa Kendawi menyayangkan munculnya pemberitaan di media sosial yang hanya menampilkan siswa sekolah menyeberangi jembatan sling tanpa menjelaskan bahwa TNI sedang membangun jembatan permanen di lokasi tersebut.
BACA JUGA:Kementerian PU Tegaskan Jembatan Enang-Enang Tidak Ditutup, Justru Diperkuat Demi Keselamatan Masyarakat
- 1
- 2
- »






Komentar (0)