Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) menyalurkan 285 paket perlengkapan sekolah kepada siswa SDN Karang Tengah 05 serta bantuan air bersih bagi warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Bakti sosial yang digelar pada hari kedua Training of Trainers (ToT) dan Retret PNKT 2026 tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan ketersediaan air bersih.
Sebanyak 285 paket perlengkapan sekolah yang terdiri dari buku, alat tulis, dan tas diberikan kepada seluruh siswa SDN Karang Tengah 05, mulai dari kelas I hingga kelas VI.
Sekolah tersebut memiliki 10 ruang kelas dengan delapan guru dan satu kepala sekolah. Selain kepada para siswa, PNKT juga memberikan bantuan kepada para guru dan kepala sekolah.
Kepala SDN Karang Tengah 05 Toni Santoni mengapresiasi dukungan PNKT terhadap para siswa. Menurutnya, sekolahnya masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, termasuk belum tersedianya sumber air bersih.
Sekolah juga baru memiliki satu toilet yang digunakan bersama oleh seluruh siswa. Padahal jumlah siswa di sekolah ini mencapai 285 anak.
Mewakili Ketua Umum (Ketum) PNKT Budisatrio Djiwandono, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PNKT Malik Haramain mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar sekaligus menumbuhkan semangat para siswa.
"Kami berharap bantuan perlengkapan sekolah ini dapat menjadi penyemangat bagi adik-adik untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Ketua Umum juga berharap sinergi dan kepedulian ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja," ujar Malik, dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/8/2026).
Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan siswa dengan disaksikan para guru, orang tua, dan masyarakat setempat.
Selain perlengkapan sekolah, PNKT menyalurkan satu tangki air bersih dan air minum dalam kemasan kepada warga Desa Karang Tengah yang mengalami keterbatasan akses air bersih.
Bantuan tersebut diserahkan Ketua Harian PNKT Sabam Rajagukguk kepada perwakilan pengurus RT dan Ketua Karang Taruna Desa Karang Tengah.
"Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi wujud kepedulian dan semangat gotong royong Karang Taruna," kata Sabam.
Menurut Sabam, Karang Taruna harus mampu menerjemahkan konsolidasi organisasi menjadi kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Oleh karena itu, ToT dan Retret PNKT 2026 tidak hanya diisi dengan penguatan kapasitas dan penyelarasan program, tetapi juga aksi sosial di lingkungan sekitar lokasi kegiatan.
(akn/ega)






Komentar (0)