Menbud tekankan pentingnya fasilitas kebudayaan perkuat ekosistem seni

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya fasilitas kebudayaan seperti Taman Budaya Jambi dalam memperkuat ekosistem seni saat membuka festival budaya bertajuk "Pusparagam Negeriku: Dari Jambi untuk Indonesia" di Taman Budaya Jambi.

Ajang yang sekaligus menutup rangkaian kunjungan kerjanya itu menampilkan ragam pertunjukan, mulai dari perpaduan seni pertunjukan seperti seni tari dan seni rupa, hingga kekayaan kuliner khas.

"Seniman dan budayawan yang ada, banyak yang dilahirkan di Taman Budaya ini, karena Taman Budaya adalah satu 'afirmativ', salah satu platform atau tempat di mana masyarakat, seniman, budayawan, para pejuang dan penggerak kebudayaan bisa melakukan ekspresi budaya di sini," ujar Menteri Fadli dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menteri Kebudayaan mendorong kearifan lokal Jambi agar dapat berkembang menjadi motor ekonomi dan industri budaya atau "Cultural and Creative Industry" (CCI).

Baca juga: Menbud: Museum Sriwijaya disiapkan jadi laboratorium riset kebudayaan

Potensi tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat, termasuk melalui pengembangan warisan budaya takbenda dan wastra tradisional seperti songket khas Jambi hingga ke kancah internasional.

Gubernur Jambi Al Haris menyatakan festival di Jambi menjadi pusat ekonomi masyarakat yang dimanfaatkan pula sebagai ruang ekspresi ragam seni, sejarah, dan budaya di Indonesia.

"Festival ini hampir setiap tahun diadakan. Selain itu, ada festival Batanghari, kemudian ada juga beberapa agenda yang seluruhnya menampilkan ragam budaya kita, termasuk para pelaku UMKM, sejarawan dan semua bagian yang selama ini telah mengabdikan diri di bidang seni," kata Gubernur Al Haris.

Rangkaian acara juga diisi penyelenggara dengan peresmian pameran seni rupa serta peninjauan bazar pangan lokal dari komunitas budaya setempat.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Gubernur Jambi Al Haris, Ketua Asosiasi Museum Indonesia Putu Supadma Rudana, Wali Kota Jambi Maulana, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Direktur Utama TMII Ratna Paramita, Direktur Operasi PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Indung Purwita Jati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta para budayawan dan akademisi.

Sedangkan Menteri Kebudayaan didampingi oleh Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan beserta jajaran pejabat Kementerian Kebudayaan.

Baca juga: Menbud: Diplomasi budaya efektif perkuat hubungan antarbangsa

Baca juga: Indonesia dan Maroko perkuat diplomasi budaya melalui seni musik

Baca juga: Menbud berkolaborasi dengan k/l cegah penyelundupan benda budaya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Realisasi PAD Sumut Tembus 50 Persen, Tiga Sektor Pajak Jadi Andalan
• 14 jam lalu
0
thumb
Menkeu Purbaya: Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan Mulai 2028
• 17 jam lalu
0
thumb
Link Nonton Aston Villa vs Indonesia All Stars Gratis Malam Ini
• 5 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Dunia Turun Tipis Pekan Ini
• 5 jam lalu
0
thumb
Cari Petunjuk Kematian Sutrimo, Polisi Periksa CCTV
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.