Komplek Gelora Bung Karno dan Kemayoran Setor Kas Negara Segini

cnbcindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita
Foto: Suasana perkotaan di kawasan Stadion Utama Gelora Bung karno Jakarta (SUGBK) di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Jakarta menjadi kota metropolitan karena bertransformasi dari kota pemerintahan menjadi pusat ekonomi, budaya, dan transportasi terpadat di Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Tahun Anggaran (TA) 2025.

Dalam paparannya, Prasetyo menjelaskan bahwa sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kemensetneg telah menyusun laporan keuangan secara berjenjang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk mengonsolidasikan laporan keuangan dua Badan Layanan Umum (BLU), yakni Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) dan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK).

Baca: Pemerintah Akan Cabut Hak Kelola Lahan Terbengkalai di Kemayoran

Prasetyo juga mengungkapkan bahwa Kemensetneg kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun 2025. Capaian tersebut sekaligus menandai keberhasilan Kemensetneg mempertahankan opini tertinggi selama 17 tahun berturut-turut, sejak Tahun 2009.


"Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Sekretariat Negara sebelum masa kami yang telah menjaga pengelolaan keuangan negara, sehingga selama 17 tahun selalu memperoleh penilaian Wajar Tanpa Pengecualian, termasuk di dua tahun terakhir ini," ujar Prasetyo.

Prasetyo menjelaskan bahwa LKPP Kemensetneg Tahun 2025 merupakan laporan konsolidasi dari 17 satuan kerja di lingkungan Kemensetneg, termasuk Sekretariat Presiden, Sekretariat Wakil Presiden, Sekretariat Dukungan Kabinet, Badan Komunikasi Pemerintah, Dewan Ekonomi Nasional, serta sejumlah satuan kerja pendukung lainnya.

Dari sisi pendapatan, imbuh Mensesneg, realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp1,062 triliun atau 144,38% dari target sebesar Rp736,07 miliar. Selain itu, BLU Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno menyetorkan Rp103,78 miliar kepada kas negara atau sebesar 15% dari pendapatan operasional tahun 2025. Sedangkan BLU Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran menyetorkan Rp34,99 miliar atau sebesar 20% dari pendapatan operasionalnya.

Baca: Setoran JCC ke Negara Melonjak 15 Kali Lipat Usai Dikelola PPKGBK

"Adapun untuk realisasi belanja Kementerian Sekretariat Negara sampai tanggal 31 Desember 2025, dari alokasi anggaran sebesar Rp6.815.364.242.000 telah terealisasi sebesar Rp6.278.269.967.571 atau sebesar 92,12%," jelas dia.

Prasetyo juga memaparkan posisi neraca Kemensetneg per 31 Desember 2025. Total aset tercatat sebesar Rp638,97 triliun, terdiri atas aset lancar, aset tetap, properti investasi, piutang jangka panjang, dan aset lainnya. Sementara itu, jumlah kewajiban mencapai Rp887,16 miliar dengan ekuitas sebesar Rp638,08 triliun.


(wur/wur)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Rupiah & IHSG Anjlok Dihantam Aksi Jual, Ada Sentimen Apa?

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Dimulai, Gus Ipul: Bentuk Karakter Siswa
• 10 jam lalu
0
thumb
ONIC rebut peringkat ketiga MSC EWC 2026 usai sapu bersih Falcons PH
• 10 menit lalu
0
thumb
Aldi Taher Langsung Hubungi Grace Tahir saat Ibunya Jatuh Sakit, Kenapa?
• 18 jam lalu
0
thumb
Bukan Cuma Sirene dan Rotator, Bagian Ini Juga Penting di Mobil Ambulans
• 1 jam lalu
0
thumb
Kepuasan Publik ke Prabowo Turun di Survei SRMC, Bakom Pastikan Pemerintah Evaluasi
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.