Sebagai salah satu sekolah kedinasan paling diburu oleh Generasi Z, persaingan menembus STIS tidak pernah mudah. Jaminan prospek karier yang solid di sektor pemerintahan membuat antusiasme pendaftar selalu melonjak setiap tahunnya.
Oleh karena itu, langkah terbaik untuk memenangkan kursi ini adalah dengan mencuri start persiapan sejak dini. STIS telah menegaskan bahwa pintu pendaftaran terbuka bagi putra-putri terbaik bangsa. Hal tersebut dipertegas dalam pernyataan resminya:
"Politeknik Statistika STIS membuka kesempatan seluas-luasnya kepada Lulusan Pendidikan Menengah untuk mengikuti SPMB Politeknik Statistika STIS Tahun Akademik 2026/2027." 5 Tahapan Ketat SPMB STIS 2026 Untuk bisa menjadi bagian dari sivitas akademika STIS, para pendaftar tidak hanya diuji secara intelektual, tetapi juga secara fisik dan mental. SPMB Politeknik Statistika STIS tahun 2026 akan dilaksanakan melalui sistem gugur dalam 5 tahapan seleksi berikut:
- Seleksi Administrasi: Tahap awal penentuan kecocokan berkas dan syarat pendaftaran.
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Menguji wawasan kebangsaan, intelegensia umum, dan karakteristik pribadi pendaftar.
- Seleksi Lanjutan I (Matematika): Tes krusial mengingat identitas STIS sebagai kampus pencetak ahli statistik dan komputasi.
- Seleksi Lanjutan II (Psikotes dan Wawancara): Menilai kecerdasan emosional, kepribadian, serta motivasi kandidat.
- Seleksi Lanjutan III (Kesehatan dan Kebugaran): Memastikan calon praja memiliki kondisi fisik yang prima untuk menjalani pendidikan dan tugas negara ke depannya.
Oleh karena itu, sangat penting untuk terus memantau informasi terkini. Pastikan kamu terus memantau update perdananya melalui portal resmi SPMB di https://spmb.stis.ac.id serta mengikuti saluran media sosial resmi Politeknik Statistika STIS di Instagram @polstatstis. Apa Itu Politeknik Statistika STIS? Politeknik Statistika STIS adalah perguruan tinggi kedinasan program Diploma IV yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Institusi ini memiliki sejarah panjang yang diresmikan sejak tahun 1958 dengan nama Akademi Ilmu Statistik (AIS), sebelum akhirnya bertransformasi menjadi Politeknik Statistika STIS guna menjawab tantangan zaman.
Kampus ini bertujuan untuk mencetak tenaga ahli statistik terapan dan ahli komputasi statistik yang handal, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi data modern. Lulusan Politeknik Statistika STIS disiapkan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknis pengelola data dan informasi, yang nantinya akan mengabdi sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan BPS maupun instansi pemerintah lainnya di seluruh penjuru Nusantara.
Sudah siap menjadi bagian dari ahli data masa depan Indonesia? Siapkan berkas dan asah kemampuan matematikamu dari sekarang!
Baca Juga :
Prabowo Lantik 1.204 Pramong Praja Muda IPDN Angkatan 33: Rakyat Menuntut Aparatur Jujur, Bersih dan Anti-korupsi!Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)





Komentar (0)