Jakarta, VIVA – Dugaan penyebab kebakaran yang melanda Hotel Pullman di kawasan Jakarta Barat mulai terungkap. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menduga insiden tersebut dipicu oleh masalah kelistrikan atau fenomena listrik yang terjadi di dalam bangunan.
Meski sempat memunculkan kepulan asap tebal dan api yang terlihat dari luar gedung, kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu singkat. Petugas memastikan proses pemadaman telah selesai pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Berdasarkan hasil penanganan awal, Gulkarmat DKI Jakarta menduga sumber kebakaran berasal dari fenomena kelistrikan.
"Dugaan penyebab, fenomena listrik di lantai 2," kata Command Center Dinas Gulkarmat Jakarta, Sabtu.
Meski demikian, dugaan tersebut masih bersifat sementara. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu SingkatOperasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 09.15 WIB.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk mengendalikan kobaran api sejak proses pemadaman dimulai.
Operasi penanganan kebakaran sendiri dimulai pada pukul 08.05 WIB setelah petugas menerima laporan dari lokasi kejadian.
Untuk mengatasi kebakaran tersebut, Dinas Gulkarmat mengerahkan 70 personel serta 14 unit mobil pemadam kebakaran ke Hotel Pullman.
Respons cepat petugas membuat api berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas ke bagian bangunan lainnya.
Berawal dari Bau Asap Saat Pemeriksaan GedungPeristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan hotel yang sedang melakukan pemeriksaan rutin di area tangga darurat.
Sekitar pukul 07.54 WIB, petugas keamanan mencium bau asap saat melakukan pengecekan di lantai P5.
Setelah dilakukan penelusuran, sumber api diketahui berada di lantai P4.
"Kronologi, pukul 07.54 WIB, security yang sedang melakukan pengecekan tangga darurat di lantai P5 mencium bau asap. Setelah dilihat, ternyata terdapat api di lantai P4. Kemudian mencoba melakukan pemadaman menggunakan APAR, tetapi masih belum bisa dipadamkan dan mendatangi Kantor Sudin," ujar pihak Gulkarmat.
APAR Tak Mampu Jinakkan Kobaran ApiSebelum petugas pemadam kebakaran tiba, petugas keamanan sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).






Komentar (0)