Gematur Kecam Pembunuhan Sadis Remaja Putri di Nabire, Desak Aparat Usut Tuntas dan Hukum Pelaku Seberat-beratnya

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, TORAJA UTARA — Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan kejahatan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Peristiwa tragis yang menimpa seorang remaja perempuan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menjadi luka mendalam bagi masyarakat, termasuk bagi Gerakan Mahasiswa Toraja Utara (Gematur).

Gematur mengecam keras kasus pembunuhan berencana yang disertai pembakaran terhadap seorang remaja perempuan berinisial CK (15). Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan setelah diduga dibunuh dan dibakar oleh pelaku.

Tindakan keji tersebut dinilai telah melampaui batas kemanusiaan dan tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun. Selain meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, peristiwa ini juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Menyikapi kasus tersebut, Ketua Umum Gematur, Mansushita Yensi, menyampaikan pernyataan sikap sekaligus tiga poin tuntutan kepada aparat penegak hukum.

Pertama, menuntut keadilan bagi korban. Gematur mendesak Polres Nabire dan seluruh aparat penegak hukum terkait agar mengusut tuntas kasus ini secara transparan, profesional, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun.

Kedua, meminta hukuman seberat-beratnya bagi pelaku. Mengingat tindakan yang dilakukan sangat sadis dan telah menghilangkan nyawa korban secara berencana, Gematur meminta agar pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan dijatuhi hukuman maksimal sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Ketiga, mengawal proses hukum. Gematur menyatakan akan terus memantau perkembangan penanganan perkara ini guna memastikan proses hukum berjalan secara adil, transparan, dan tanpa pandang bulu hingga keluarga korban memperoleh rasa keadilan.

“Gematur akan terus mengawal kasus ini sebagai bentuk kepedulian moral serta perlawanan terhadap segala bentuk kekerasan, khususnya terhadap perempuan dan anak,” tegas Mansushita Yensi.

Ia juga meminta aparat penegak hukum bekerja secara profesional tanpa tunduk pada tekanan dari pihak mana pun.

“Pokoknya kerja yang nyata saja aparat. Siapa pun yang berada di belakang pelaku, proses hukum harus tetap profesional dan tidak boleh ada intervensi,” ujar Mansushita Yensi, Sabtu, 1 Agustus.

Kronologi Singkat
Kasus ini melibatkan seorang remaja perempuan berinisial CK (15) yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar di Jalan Waroki, dekat Pantai Naikere, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Kamis, 30 Juli, sekitar pukul 20.00 WIT. Karena kondisi wajah korban mengalami luka bakar serius, identitas korban dipastikan melalui pemeriksaan sidik jari dan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, polisi melacak pergerakan terakhir korban yang diketahui bersama mantan pacarnya, seorang anak berinisial A (14).

Pelaku berhasil diamankan oleh Polres Nabire pada Jumat, 31 Juli sekitar pukul 03.00 WIT, kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga nekat melakukan pembunuhan karena dilatarbelakangi rasa sakit hati dan kepanikan setelah korban mengancam akan membongkar aibnya.

Polisi menyebut pelaku telah mempersiapkan sebilah pisau dan botol berisi minyak tanah sebelum menemui korban. Korban diduga dicekik di area semak-semak, kemudian disiram minyak tanah dan dibakar.

Dalam perkara ini, penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 459 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana. Meski pelaku masih berstatus anak di bawah umur, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (edy)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Laba Emiten Hapsoro Rukun Raharja (RAJA) Naik Jadi Rp 410 Miliar, Apa Pemicunya?
• 22 jam lalu
0
thumb
Kapal Angkut Barang Tenggelam Dihantam Ombak, 8 ABK Terombang-ambing di Tengah Laut
• 12 jam lalu
0
thumb
Manajemen Hotel Pullman Pastikan Tak Ada Korban Usai Kebakaran di Area Parkir
• 33 menit lalu
0
thumb
BRI Peduli Genjot Usaha Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi hingga Pemasaran Kini Makin Berkembang
• 4 jam lalu
0
thumb
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 2 Agustus 2026: Gemini Full Senyum Dapat Kejutan Manis, Scorpio Stop Cemburu Buta Bikin Si Dia Gerah
• 3 menit lalu
0
Berhasil disimpan.