Kronologi Farhan Ngamuk Lihat 10 Pohon Ditebang di Depan Lapangan Padel, Ternyata Tak Kantongi Izin

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kronologi Farhan ngamuk saat mengetahui 10 pohon ditebang di Bandung menjadi perbincangan publik. Belakangan diketahui bahwa penebangan itu tidak mengantongi izin.

Ya, wali kota Bandung Muhammad Farhan sempat marah saat mengetahui ada 10 pohon yang ditebang. Diketahui, pohon tersebut berlokasi di depan sebuah lapangan padel dan cafe.

Dikutip dari KOMPAS.com pada Jumat (31/7/2027), kejadian itu terjadi di Jalan RE Martadinata dan Jalan Cihapit, Kota Bandung. Farhan mengetahui penebangan pohon itu pada Jumat (31/7/2026).

Kronologi Farhan ngamuk ini pun menyita perhatian publik. Diduga, penebangan itu dilakukan demi visibilitas papan reklame videotron.

"Wah, ini mah saya marah atuh. Ini saya marah sekali lihat ini," ujarnya.

Tak mau diam saja, Farhan pun langsung berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dirinya melaporkan terkait penebangan pohon tersebut.

Ia menjelaskan bahwa penebangan pohon di jalan yang berstatus milik Provinsi Jawa Barat bisa berpotensi dipidana. Ia menjelaskan bahwa hal ini melanggar peraturan.

"Gubernur sudah menyampaikan moratorium," ujarnya.

"Maka, saya akan mengangkat masalah ini langsung ke Pak Gubernur untuk kita lakukan pemidanaan karena berpotensi terhadap pelanggaran hukum yang lumayan berat," jelasnya.

Farhan mengungkap bahwa kejadian ini melanggar dua peraturan sekaligus. Sehingga, berpotensi dipidanakan.

"Di Perda kan ada, Perda kota ada, dan Pemprov sudah mengeluarkan surat edaran moratorium pemotongan pohon," jelasnya.

 

"Nah, ini berarti melanggar dua peraturan. Ini juga dianggap sebagai melanggar peraturan lingkungan. Jadi, kami sudah bisa melaporkan ini ke Gakkum Lingkungan Kementerian," sambung dia.

Lalu, bagaimana kronologi Farhan ngamuk karena 10 pohon ditebang ini? Dikutip dari TribunJabar.id pada Jumat (31/7/2026), hal itu terjadi saat Farhan berjalan di Jalan LLRE Martadinata atau Jalan Riau Kota Bandung.

Diketahui, dirinya hendak meninjau lokasi tersebut. Sesampainya di lokasi, ia melihat 10 pohon mahoni sudah habis ditebang.

Bahkan, sisa pohon itu telah disemen dan ditutup oleh rumput. Dirinya pun mengatakan bahwa akan menyegel lokasi tersebut.

Tetapi, beberapa orang yang berada di lapangan padel justru menertawakan hal itu. Tentunya reaksi itu membuah Farhan naik pitam.

Dirinya berbicara dengan nada tinggi dan menunjuk orang-orang tersebut. Dirinya mengatakan bahwa ia tak main-main tentang ucapannya yang akan menyegel tempat tersebut.

"Gue segel nih tempatnya, jangan ketawa lu, gua serius gua segel ni tempat," ujarnya.

"Begitu terbukti ini tempat, bayar orang potong pohon di sini gua segel semuanya. Ketawa lu sekarang, ayo ketawa," sambungnya.

Ia bahkan menunjuk seseorang dan memintanya untuk keluar dari lapangan padel tersebut. Farhan juga berbicara dengan nada tinggi dan melotot.

"Kalau lu masih kerja sama gue, keluar dari sini sekarang jangan di situ lagi," ujarnya.

Diketahui, penebangan pohon tersebut tidak mengantongi izin. Bahkan, Farhan menyebut bahwa kejadian ini bisa dipidanakan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi Selidiki Kejanggalan Kebakaran Rumah di Cirebon yang Tewaskan Ayah dan Bayi
• 12 jam lalu
0
thumb
VKTR Tampilkan Transporter LOKON di GIIAS 2026, Solusi Kendaraan Listrik Komersial Fleksibel, Andal, dan Menguntungkan
• 20 jam lalu
0
thumb
Mengenal Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI, Ada 89 Aksi Serentak di 70 Daerah
• 1 jam lalu
0
thumb
Percaya Malik Bawazier Tak Terlibat Kasus Dugaan Perselingkuhan, Cut Keke Singgung Fitnah
• 1 jam lalu
0
thumb
Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Eks Jampidsus Febrie, Minta Dilindungi LPSK
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.