Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Jumat, 31 Juli 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian hingga PFII di Bali diyakini akan membuka peluang ekonomi baru selain pariwisata.
Berikut rangkuman berita selengkapnya:
1. Cek Daftar Lengkap Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini
Harga emas yang dijual PT Pegadaian (Persero) pada hari ini, Jumat, 31 Juli 2026, mengalami pergerakan berbeda pada setiap jenisnya. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian.
Baca berita selengkapnya di sini.
2. Menkeu Purbaya: Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan Mulai 2028
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kedepannya, dana program unggulan ini tidak lagi diambil dari pos anggaran fungsi pendidikan.
Baca berita selengkapnya di sini.
3. Bos Kadin Pede Ekonomi Indonesia Bisa Tembus 8%, Begini Jurusnya
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie optimistis Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen dan keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap). Target tersebut dapat dicapai melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Baca berita selengkapnya di sini.
Baca Juga :
Top 5 Ekonomi: Cara Daftar Bansos BPNT dan PKH hingga Harga Minyak Turun4. Kadin: Dunia Usaha Masuki Era "Perang Global", Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Ketahanan Ekonomi
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menilai dunia usaha telah memasuki fase persaingan global yang semakin ketat. Dalam situasi tersebut, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.
Baca berita selengkapnya di sini.
5. Wamenkeu: PFII di Bali Buka Peluang Ekonomi Baru selain Pariwisata
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menilai pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) dengan Bali sebagai salah satu lokasi pengembangannya akan membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru di Pulau Dewata di luar sektor pariwisata.
Baca berita selengkapnya di sini.





Komentar (0)