Arab Saudi Ikut AS Serang Irak, Ini Alasannya

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Seorang pejabat senior Saudi mengatakan serangan militer Kerajaan baru-baru ini di Irak hanya ditujukan pada milisi teroris yang didukung Iran yang bertanggung jawab atas serangan di wilayah Saudi dan tidak ditujukan pada pemerintah Irak atau rakyatnya.

Berbicara kepada Al Arabiya pada hari Jumat, pejabat tersebut mengatakan operasi tersebut menargetkan gudang militer milisi yang terkait dengan serangan pesawat tak berawak baru-baru ini terhadap fasilitas minyak dan infrastruktur penting Arab Saudi.

Pejabat tersebut menekankan bahwa serangan itu dilakukan hanya setelah semua jalur diplomatik dan politik telah habis dan setelah Arab Saudi menunjukkan apa yang digambarkannya sebagai pengekangan maksimal selama beberapa bulan terakhir.

Ia mengatakan bahwa milisi yang didukung Iran merugikan kepentingan Irak dan hubungannya dengan negara-negara Arab dan Islam dengan menggunakan wilayah dan sumber daya Irak untuk melakukan serangan terhadap negara-negara tetangga.

Pejabat tersebut menegaskan kembali komitmen Arab Saudi untuk mempertahankan hubungan yang kuat dengan Irak dan rakyatnya, menekankan bahwa operasi tersebut terbatas pada melemahkan kemampuan milisi yang bertanggung jawab atas ancaman terhadap keamanan Kerajaan dan menargetkan infrastruktur sipil dan ekonominya.

Ia juga menolak upaya beberapa pihak di dalam dan di luar Irak untuk mengobarkan ketegangan sektarian setelah serangan tersebut, dengan mengatakan bahwa upaya tersebut tidak akan menipu rakyat Irak dan hanya bertujuan untuk merusak keamanan, stabilitas, dan hubungan regional Irak.

Pada hari Rabu Waktu setempat, Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengumumkan bahwa angkatan bersenjata Kerajaan, berkoordinasi dengan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), telah melakukan serangan presisi terhadap target milisi yang didukung Iran di Irak yang terkait dengan serangan baru-baru ini terhadap fasilitas minyak Saudi.

Otoritas Saudi mengatakan operasi tersebut menyusul serangan pesawat tak berawak yang dicegat oleh pertahanan udara Kerajaan awal pekan ini yang menargetkan instalasi minyak di Provinsi Timur dan wilayah Riyadh, menegaskan kembali bahwa Arab Saudi tidak mencari eskalasi tetapi akan menanggapi setiap agresi terhadap Kerajaan.(chm)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ribuan Massa Aksi Kelompok Silat Tiba di Mapolrestabes Surabaya, Tuntut Penegakan Hukum
• 22 jam lalu
0
thumb
Bank Neo Commerce Raup Laba Rp294,85 Miliar pada Semester I-2026
• 15 jam lalu
0
thumb
Siswa di Depok Akan Diajarkan Olah Sampah Berbasis Maggot Mulai Tahun Depan
• 21 jam lalu
0
thumb
Polisi Ungkap 769 Kasus Curanmor Saat Operasi Berantas Jaya, 428 Motor Selamat
• 20 jam lalu
0
thumb
Presiden FIFA Batalkan Rencana Jual Bisnis Piala Dunia!
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.