Prambors Resmi Bertransformasi Jadi Ekosistem Media dan Hiburan Anak Muda

tabloidbintang.com
2 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah lebih dari 50 tahun dikenal sebagai radio anak muda, Prambors kini memperluas perannya menjadi ekosistem media dan hiburan yang menghubungkan berbagai platform dalam satu pengalaman terintegrasi.

Transformasi tersebut diperkenalkan melalui acara Prambors "Mangkal Lagi" Launching Party, yang berlangsung di Midaz Senayan Golf, Jakarta, Kamis (30/7). Momentum ini menandai dimulainya arah baru Prambors yang tidak lagi hanya berfokus pada siaran radio.

Sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem, Prambors menghadirkan berbagai kanal mulai dari radio, video, podcast, media sosial, festival, konser, aktivasi, komunitas, hingga kolaborasi bersama berbagai merek. Seluruh ekosistem tersebut diperkuat dengan pemanfaatan teknologi dan data untuk memahami perilaku audiens sekaligus mengukur efektivitas setiap kolaborasi.

CEO Prambors, Bagus Utama, mengatakan perubahan ini merupakan upaya agar Prambors tetap relevan di tengah perkembangan industri media.

"Selama lebih dari lima dekade, Prambors telah menjadi tempat Kawula Muda untuk mangkal, terhubung, dan menemukan hal-hal yang relevan bagi mereka. Kini, kami membawa semangat tersebut ke ruang yang lebih luas. Transformasi menjadi Youth Media and Entertainment Ecosystem bukan sekadar memperbanyak platform, tetapi membangun ekosistem yang memungkinkan Prambors terus tumbuh bersama audiens dan partner. Karena pada akhirnya, Prambors akan selalu jadi tempatnya mangkal anak muda," ujar Bagus.

Transformasi tersebut juga diikuti penguatan infrastruktur digital melalui peluncuran prambors.live, yang menjadi pintu utama bagi audiens untuk menikmati beragam konten dan pengalaman Prambors.

Chief Technology Officer (CTO) Prambors, Bima Jenie, menegaskan bahwa teknologi menjadi fondasi utama dalam menyatukan seluruh ekosistem yang dibangun perusahaan.

"Teknologi bukan hanya alat pendukung, tetapi penghubung seluruh ekosistem Prambors. Dengan pondasi teknologi yang kami bangun, kami dapat menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi, memahami perilaku audiens dengan lebih baik, dan membuat setiap koneksi menjadi lebih terukur," jelas Bima.

Dari sisi bisnis, General Manager Prambors, Okki Girindra, menilai kebutuhan brand saat ini telah berubah. Menurutnya, perusahaan kini membutuhkan mitra yang mampu menghadirkan pengalaman yang berdampak, bukan sekadar ruang promosi.

"Hari ini brand tidak lagi hanya mencari media placement, tetapi partner yang mampu menghadirkan pengalaman yang berdampak. Melalui Youth Media and Entertainment Ecosystem, Prambors menghadirkan solusi yang menggabungkan kekuatan konten, komunitas, digital, dan event sehingga kolaborasi bersama partner dapat memberikan nilai yang lebih besar bagi semua pihak," kata Okki.

Saat ini, Prambors mengklaim menjangkau lebih dari 20 juta audiens setiap bulan melalui seluruh ekosistem digitalnya. Basis pendengar utamanya tetap berasal dari Kawula Muda berusia 15 hingga 29 tahun yang tersebar di sembilan kota besar Indonesia.

Di tengah transformasi tersebut, Prambors juga menghadirkan kembali The Dandees, program legendaris yang dibawakan Imam Darto, Dimas Danang, dan Kenny Djafar. Kehadiran kembali program ini menjadi bagian dari strategi Prambors untuk mempertahankan kedekatan dengan pendengar lama sekaligus menarik audiens baru.

Creative Director sekaligus penyiar The Dandees, Imam Darto, menegaskan bahwa kembalinya program tersebut bukan sekadar menghidupkan nostalgia.

"The Dandees kembali bukan untuk mengulang masa lalu, tetapi untuk memulai cerita baru. Semangatnya tetap sama, yaitu menghibur dan menemani Kawula Muda, namun dengan pendekatan, kreativitas, dan format yang mengikuti cara generasi sekarang menikmati konten. Kami ingin pendengar lama merasa pulang, sekaligus mengajak pendengar baru menjadi bagian dari perjalanan ini," ujar Darto.

Rangkaian transformasi akan berlanjut pada 3 Agustus 2026 dengan peluncuran susunan program dan penyiar baru. Siaran perdana akan dibuka oleh The Dandees bersama Kenny Djafar pada pukul 06.00-10.00 WIB, dilanjutkan Day Time Show bersama Ralvi, Teng-Go! bersama Julio dan Genus, serta Night Flight bersama Capt Eda yang menemani pendengar hingga tengah malam.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tegas! Mensesneg Soal Eks Jampidsus Febrie Kebanggaan Prabowo, Bantah Pemeriksaan Izin
• 18 jam lalu
0
thumb
Piala Presiden 2026: Bernardo Tavares Mewanti-wanti Persebaya, Port FC Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan
• 20 jam lalu
0
thumb
Ini Mobil Paling Gak Laku di RI, 6 Bulan Cuma Terjual 10 Unit
• 3 jam lalu
0
thumb
Erick Thohir Dukung Infantino soal Pembentukan FIFA Forward Enterprise
• 12 jam lalu
0
thumb
Penjualan Esa Medika (EMMI) Melonjak Empat Kali Lipat di Semester I-2026
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.