Ribuan Migran Coba Sebrangi Spanyol dari Maroko, Kemdagri: 48.300 Sudah Kembali

kumparan.com
17 jam lalu
Cover Berita

Lebih dari 48.000 migran kini telah kembali ke Maroko dari wilayah Ceuta, setelah puluhan ribu orang menyeberangi perbatasan menuju daerah enclave Spanyol di Afrika Utara tersebut dalam beberapa hari terakhir.

"Hingga pukul 18.00 waktu setempat (16.00 GMT), sebanyak 48.300 migran telah kembali melintasi perbatasan menuju Maroko," ucap Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Spanyol kepada AFP, Jumat (31/7).

Sebelumnya, sebanyak 18 migran ilegal tewas saat mencoba menyeberang ke Spanyol dari Maroko, Kamis (30/7). Hal tersebut disampaikan Kementerian Dalam Negeri Spanyol pada Jumat (31/7).

Pada Kamis, media di Spanyol melaporkan sebanyak 2.000 hingga 3.000 orang berupaya memasuki wilayah Spanyol melalui Ceuta dari Kamis sampai Jumat ini. Ceuta merupakan wilayah enclave Spanyol yang berada di Afrika Utara.

Meski ada belasan orang yang kehilangan nyawa, sebagian besar migran ilegal tersebut berhasil memasuki Ceuta, demikian dikutip dari AFP.

Masuknya ribuan orang tersebut menjadi perhatian serius pemerintah Spanyol. Untuk mencegah kondisi memburuk, Spanyol mengerahkan polisi dan militer ke Ceuta.

Adapun sumber kepolisian Spanyol menyebut sekitar 40 ribu orang telah memasuki Ceuta yang hanya berpenduduk sekitar 80 ribu jiwa.

AFP melaporkan ratusan pria, perempuan, dan anak-anak terlihat berenang mengitari pagar pembatas yang memisahkan Maroko dan Ceuta. Mereka menggunakan pelampung sederhana sebelum membuangnya begitu berhasil mencapai daratan Spanyol.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
I.League Matangkan Persiapan Super League 2026/27
• 11 jam lalu
0
thumb
PAN NTB kukuhkan 1.500 relawan untuk hadapi Pemilu 2029
• 1 jam lalu
0
thumb
Mengapa Chelsea Lolos dari Sanksi Pengurangan Poin? Ini Penjelasan Lengkap FA
• 11 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Pusat Siapkan Solusi untuk Pastikan Seluruh PPPK Terima Gaji, Tak Ada PHK
• 2 jam lalu
0
thumb
BGN Laporkan 414 SPPG Bermasalah ke Kejagung Terkait Indikasi Korupsi
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.