Sebanyak 1.263 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan kegiatan zikir dan doa kebangsaan yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/8) malam.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan personel gabungan dari TNI-Polri dan Pemprov DKI.
"Jadi besok hari Sabtu 1 Agustus akan dilaksanakan zikir dan doa kebangsaan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-81. Sebanyak 1.263 personel gabungan terdiri dari Polda Metro Jaya serta TNI dan pemerintah daerah," kata Budi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7).
Budi menjelaskan, sejumlah akses keluar masuk kawasan Monas telah disiapkan untuk mendukung kelancaran kegiatan. Pintu timur laut Monas, pintu tenggara Monas, pintu Lapangan IRTI, dan pintu barat Monas akan digunakan sebagai akses bagi peserta. Lalu, pintu barat laut Monas dikhususkan bagi tamu undangan khusus.
"Sementara itu pintu barat laut Monas diperuntukkan bagi Presiden dan Wakil Presiden serta tamu undangan VVIP dan VIP," katanya.
Selain menempatkan personel di sejumlah titik, kepolisian juga menyiapkan kantong parkir hingga menerapkan pengamanan terbuka maupun tertutup.
"Personel ditempatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta yang hadir termasuk kegiatan aktivitas masyarakat secara rutin. Disiapkan kantong-kantong parkir termasuk melaksanakan deteksi dini, langkah-langkah upaya sterilisasi lokasi serta pengamanan terbuka dan tertutup," jelas Budi.
Terkait rekayasa lalu lintas, Budi mengatakan penerapannya akan bersifat situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
"Untuk pengamanan ataupun rekayasa arus lalu lintas tetap dilakukan melihat situasi dan kondisi terkini. Artinya yang pertama memberikan akses kepada para peserta yang hadir dalam doa dan zikir bersama di Monas, yang kedua terhadap seluruh masyarakat yang melaksanakan aktivitas secara rutin. Ini juga harus diperhatikan sehingga tidak terganggu dalam melaksanakan aktivitas," tegas Budi.
Budi berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
"Kita sama-sama berharap kegiatan doa dan zikir bersama dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dapat sama-sama berjalan dengan aman, tertib, dan dapat dikendalikan," kata dia.






Komentar (0)