Ramai Fenomena Mal Pasang Pagar, Polda Metro Jaya Buka Suara

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Polda Metro Jaya angkat bicara terkait fenomena sejumlah mal di beberapa wilayah yang tiba-tiba memasang pagar. Ada informasi yang menyebut pemasangan pagar ini berkaitan dengan unjuk rasa yang akan terjadi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan pihaknya belum menerima pemberitahuan terkait rencana unjuk rasa tersebut.

"Sampai saat ini Polda Metro Jaya masih belum menerima surat pemberitahuan terkait tentang aksi yang ada," kata Budi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7).

Menurut Budi, meski belum ada pemberitahuan resmi, Polda Metro Jaya tidak tinggal diam. Pemantauan perkembangan di ruang digital, termasuk menelusuri flyer maupun ajakan yang beredar di media sosial, terus dilakukan.

"Melalui Ditressiber, termasuk Ditreskrimum. Kita akan melihat flyer-flyer ataupun ajak-ajakan, ini hanya sekadar lempar flyer atau memang akan ada gelombang aksi," jelasnya.

Selain pemantauan di dunia maya, polisi juga berkoordinasi dengan fungsi intelijen untuk menganalisis potensi perkembangan situasi.

Budi memastikan kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya hingga kini masih terkendali.

"Perlu kami sampaikan bahwa situasi sampai saat ini masih bisa dapat dikendalikan," kata Budi.

"Ini berkat kerja sama Polda Metro Jaya dengan Kodam Jaya. Jadi menciptakan rasa aman itu bukan menjadi tanggung jawab satu institusi, tetapi berbagai institusi, termasuk dari masyarakat," tambahnya.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri juga telah membentuk Tim Preventive Strike yang beranggotakan personel dari berbagai direktorat operasional.

Menurut Budi, tim tersebut bertugas melakukan mitigasi dini apabila terdapat kelompok yang berupaya memicu kerusuhan atau mengganggu keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya maupun daerah penyangga.

"Jadi sudah melakukan mitigasi awal apabila ada kelompok-kelompok yang mencoba membuat kerusuhan, membuat situasi tidak nyaman dan aman di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk wilayah-wilayah penyangga," katanya.

Di samping itu, Polda Metro Jaya juga meningkatkan intensitas patroli dengan berbagai skala, mulai dari kecil hingga besar. Patroli difokuskan di wilayah perbatasan seperti Bekasi dengan Jawa Barat serta Tangerang dengan Banten sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan Kamtibmas.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IHSG Dibuka Menguat 0,58 Persen ke Level 6.221
• 19 jam lalu
0
thumb
PLN UID Lampung Terapkan Live Line Insulation Coating untuk Pemeliharaan Jaringan Tanpa Pemadaman
• 7 jam lalu
0
thumb
Trump Umumkan Pelucutan Senjata Hamas di Gaza
• 21 jam lalu
0
thumb
Rizky Billar Jalani BAP Terkait Laporan Penyebaran Berita Hoax Terhadap 6 Akun Medsos
• 7 jam lalu
0
thumb
Bupati Cilacap Didakwa Peras Anak Buah Rp 568 Juta Buat THR
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.