Tanggapan Gubernur Kalimantan Tengah Terkait Kantor PLN yang Dipenuhi Ribuan Ayam Mati

cumicumi.com
2 jam lalu
Cover Berita
































Seperti diberitakan sebelumnya, kantor PLN UP3 Palangka Raya mendadak dipenuhi ribuan bangkai ayam mati sebagai bentuk protes warga lantaran pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Tengah. Bukan hanya itu, massa yang merupakan gabungan dari Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) juga menyegel sementara kantor yang berada di Jalan Ahmad Yani, Palangka Raya tersebut.

Menanggapi peristiwa ini, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, memberikan responnya. Ditemui belum lama ini, Muhidin menilai seharusnya pelaku usaha yang mengandalkan pasokan listrik secara penuh wajib memiliki langkah antisipasi dengan menyiapkan genset.


"Kalau pengusaha besar, apalagi usaha peternakan ayam dalam skala besar, seharusnya sudah menyiapkan genset sebagai cadangan listrik. Tidak mungkin pengusaha sebesar itu tidak mampu membeli genset," ujar Muhidin.

Penyediaan genset dinilai Muhidin merupakan bagian dari manajemen risiko usaha, terlebih ketika gangguan kelistrikan sudah berlangsung dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Selain itu, Muhidin mengungkapkan bahwa pemadaman listrik bukan hanya terjadi akibat gangguan pada sistem kelistrikan, tetapi juga dipengaruhi faktor cuaca sehingga menyebabkan jaringan terganggu.

Walau begitu, Muhidin membedakan kondisi tersebut dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinilai memiliki keterbatasan kemampuan finansial untuk menyediakan generator cadangan.

"Kalau UMKM tentu berbeda. Mereka mungkin tidak mampu membeli genset. Tetapi kalau pengusaha besar, harusnya sudah mengantisipasi kondisi seperti ini," tegasnya.

Lebih lanjut, Muhidin mengimbau masyarakat untuk bersabar sembari menunggu proses pemulihan yang ditargetkan selesai pada Agustus mendatang.

"Kita doakan mudah-mudahan PLN bisa mengatasi seluruh gangguan dengan lancar, tidak ada kendala lagi, sehingga listrik kembali normal dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa," kata Muhidin. (ND)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
4,5 Jam Prabowo Jajal KA Nusantara Explorer Rute Batang-Jakarta
• 21 jam lalu
0
thumb
Ekspor Produk Nikel Tsingshan di RI Tersendat Akibat Kebijakan Inspeksi Baru
• 22 jam lalu
0
thumb
Hari Pertama MPLS, 270 Siswa Sekolah Rakyat Surabaya Jalani Cek Kesehatan Gratis
• 7 jam lalu
0
thumb
Kapolri Kembali Lakukan Mutasi Jabatan Strategis, Ini Daftar Lengkapnya!
• 7 jam lalu
0
thumb
FULL! Polda Metro Ungkap 769 Kasus Curanmor, 729 Tersangka Ditangkap dan 11 Senjata Api Disita
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.