Jelang Peringatan Hari Pengayoman ke-81, Kementerian Hukum (Kemenkum) menyelenggarakan bakti sosial dalam bentuk Kemenkum Peduli. Hari ini, Kamis (30/07/2026), Kemenkum menyalurkan 750 paket sembako bagi tenaga alih daya di Kemenkum serta menyelenggarakan sunatan bagi 18 orang anak.
Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Min Usihen, menjelaskan bahwa pemberian paket ini merupakan bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasi serta kontribusi yang selama ini telah diberikan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan Kemenkum.
Ia mengatakan kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat secara nyata.
“Peringatan Hari Pengayoman ke-81 tidak hanya menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan dan pengabdian Kemenkum kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat saling menguatkan di lingkungan Kemenkum,” kata Min di Graha Pengayoman.
Min mengungkapkan Kemenkum peduli juga menyasar anak-anak melalui layanan sunatan gratis. Sunatan ini melibatkan tenaga medis sejumlah enam orang yang terdiri dari dua dokter dan empat perawat. Di samping itu, anak-anak juga diberikan bingkisan berupa perlengkapan sekolah.
Selain penyaluran sembako dan kegiatan sunatan, Kemenkum Peduli juga akan diwujudkan melalui pelaksanaan donor darah pada 12 Agustus 2026, serta Bazar UMKM pada 12-13 Agustus 2026 mendatang.
“Saya mengucapkan selamat mengikuti kegiatan pada hari ini, semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, diberikan kesehatan, dan menjadi awal untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat, tangguh, dan membanggakan keluarga,” ujar Min.
Min berharap kegiatan Kemenkum Peduli tidak berhenti sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pengayoman semata, tetapi dapat menjadi pengingat bahwa nilai kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan harus terus menjadi bagian dari budaya kerja Kemenkum.
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum Wisnu Nugroho Dewanto, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Sosial Kemenkum Romi Yudianto, Sekretaris BPHN M. Aliamsyah, Kepala Pusat Pembudayaan dan Bantuan Hukum BPHN Constantinus Kristomo, Kepala Pusat Layanan Literasi Hukum dan Pembinaan JDIHN Machyudhie, Kepala Pusat Pemantauan, Peninjauan, dan Pembangunan Hukum Nasional BPHN Rahendro Jati, serta tamu undangan lainnya.






Komentar (0)