Kadin Luncurkan Platform We Buy From Indonesia demi Dongkrak Ekspor

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meluncurkan platform We Buy From Indonesia untuk memperkuat promosi produk nasional di pasar global. Inisiatif tersebut ditujukan untuk mendorong peningkatan ekspor, investasi, dan industrialisasi sekaligus memperluas keterlibatan Indonesia dalam rantai pasok dunia.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan peluncuran platform tersebut merupakan bagian dari dukungan dunia usaha terhadap diplomasi ekonomi yang dijalankan pemerintah melalui berbagai kunjungan luar negeri bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran menteri.

"Kami diberikan kesempatan melakukan lawatan ke luar negeri untuk mencari mitra berdagang, berinvestasi, dan berindustrialisasi," ujar Anindya dalam Pertemuan Presiden RI dengan Pengusaha Kadin Pusat dan Daerah Seluruh Indonesia, Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut dia, diplomasi ekonomi tidak hanya bertujuan mempererat hubungan bilateral, tetapi juga membuka peluang perdagangan, investasi, dan pengembangan industri nasional.

Anindya mengungkapkan upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Dari target investasi nasional sebesar Rp2.041 triliun pada 2026, lebih dari separuh telah terealisasi pada semester I. Realisasi investasi tersebut juga menghasilkan hampir 1,5 juta lapangan kerja baru.

"Kami melihat dari target investasi Rp2.041 triliun, setengahnya sudah tercapai pada semester pertama dan menghasilkan hampir 1,5 juta pekerjaan baru," kata dia.
 

Baca Juga :

Kadin Dorong MBG hingga Renovasi Rumah Lewat 4 Quick Wins


(Aktivitas perdagangan internasional. Foto: Medcom.id)
  Petakan rantai pasok global
Anindya menjelaskan We Buy From Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai katalog produk nasional, tetapi juga sebagai platform digital yang memetakan keterlibatan industri Indonesia dalam rantai pasok global.

Platform tersebut menampilkan berbagai produk Indonesia yang telah digunakan dalam jaringan industri internasional, baik oleh perusahaan nasional maupun perusahaan global.

Sejumlah merek yang disebut telah memanfaatkan produk atau komponen asal Indonesia antara lain Tesla, Airbus, Kia, IKEA, serta merek nasional seperti Pindad, Kopiko, dan On Cloud.

Berdasarkan data Kadin, nilai ekspor Indonesia mencapai sekitar USD300 miliar per tahun. Dari jumlah tersebut, sekitar USD60 miliar berasal dari komoditas utama seperti batu bara, baja nirkarat (stainless steel), dan kelapa sawit.

Sementara sekitar USD240 miliar lainnya berasal dari produk manufaktur dan komponen industri yang menjadi bagian dari rantai pasok global. "Kami ingin meningkatkan pembelian dari klien yang sudah ada sekaligus meningkatkan kapasitas para produsen di Indonesia," ujar Anindya.

Adapun, platform We Buy From Indonesia disajikan dalam tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Kadin juga berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk memastikan validitas data sehingga platform tersebut dapat menjadi rujukan dalam penyusunan strategi peningkatan ekspor nasional.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Neuron Digital Gandeng Tiga Mitra Perkuat Ekosistem Kecerdasan Bangunan
• 15 jam lalu
0
thumb
Gol Sensasional Thom Haye Bawa Timnas Indonesia Hancurkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF 2026: Garuda Puncaki Klasemen
• 1 jam lalu
0
thumb
Tegas! Mensesneg Soal Eks Jampidsus Febrie Kebanggaan Prabowo, Bantah Pemeriksaan Izin
• 4 jam lalu
0
thumb
BI Malang gencarkan ToT guru perkuat edukasi perlindungan konsumen
• 3 jam lalu
0
thumb
Sopir Diduga Mengantuk, Pikap Hantam Kendaraan di Tol Cipularang, 2 Orang Tewas
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.