Militer AS Selesaikan Serangan Terbaru untuk Melindungi Pasukan AS, Lalu Lintas Pelayaran, dan Negara-Negara Tetangga di Teluk

erabaru.net
5 jam lalu
Cover Berita

Pada 29 Juli, Komando Pusat AS (CENTCOM) merilis laporan terbaru yang menyatakan bahwa serangan besar-besaran terbaru terhadap Iran telah berhasil diselesaikan, sehingga melemahkan ancaman yang ditimbulkan oleh Iran dan para agennya terhadap pasukan AS, pelayaran komersial, serta negara-negara tetangga di Teluk.

EtIndonesia.com  Komando Pusat AS (CENTCOM) mengeluarkan pernyataan di platform X pada  29 Juli malam hari menyatakan bahwa pada pukul 22.00 Waktu Timur AS 29 Juli, pasukan AS berhasil menyelesaikan operasi serangan berskala besar terhadap Iran sebagai tanggapan atas upaya serangan rudal yang dilancarkan Iran terhadap pasukan AS sehari sebelumnya.

Pasukan militer Komando Pusat menyerang puluhan sasaran Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) di wilayah Iran, termasuk pusat komando militer, fasilitas rudal dan drone, fasilitas pengawasan dan pertahanan pesisir, serta kemampuan operasi maritim. Serangan ini bertujuan untuk semakin melemahkan ancaman yang ditimbulkan oleh Iran dan para proksinya terhadap pasukan AS, pelayaran komersial, dan negara-negara di sekitar Teluk.

Berdasarkan informasi awal dari sumber terbuka, dilaporkan ada 12 wilayah di Iran yang menjadi sasaran serangan udara:

1. Khorramshahr, Provinsi Khuzestan

2. Abadan, Provinsi Khuzestan

3. Bandar-e Mahshahr, Provinsi Khuzestan

4. Nurabad, Provinsi Fars

5. Bushehr, Provinsi Bushehr

6. Pulau Qeshm, Provinsi Hormozgan

7. Bandar Abbas, Provinsi Hormozgan

8. Sirik, Provinsi Hormozgan (Sirik, Hormozgan)

9. Ahvaz, Provinsi Khuzestan (Ahvaz, Khuzestan)

10. Arvandkenar, Provinsi Khuzestan (Arvandkenar, Khuzestan)

11. Pulau Kish (Kish Island)

12. Shadegan, Provinsi Khuzestan (Shadegan, Khuzestan)

Militer AS menyatakan bahwa sehari sebelumnya, Iran meluncurkan sejumlah rudal balistik dalam upaya melakukan serangan mendadak terhadap pasukan AS yang ditempatkan di Timur Tengah. Semua rudal Iran berhasil dicegat.

Militer AS juga menyatakan bahwa blokade laut terhadap Iran tetap berlaku. Hingga 29 Juli, Komando Pusat telah memerintahkan 20 kapal dagang untuk mengubah rute pelayaran, melumpuhkan 2 kapal, dan melakukan inspeksi di atas 2 kapal.

Kapal dagang dari negara lain terus melintasi Selat Hormuz dengan dukungan Angkatan Bersenjata AS. Sejak awal Mei, pasukan Komando Pusat telah membantu sekitar 1.000 kapal dan 500 juta barel minyak mentah melewati jalur air yang sempit ini.

Dilaporkan dan diterjemahkan oleh Jurnalis Jin Hong / Editor Li Quan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Potret Petaka di Negeri Para Dewa, Wisatawan Kabur-Warga Dievakuasi
• 15 jam lalu
0
thumb
Riuh! Menteri Maruarar: Sudah Bagus Jaksa Agung & Kapolri Dekat-Dekat, Sesuai Arahan Bapak, Paten!
• 18 jam lalu
0
thumb
Ciri Hubungan yang Terjebak Love Bombing
• 7 jam lalu
0
thumb
Sidang Praperadilan Ketiga Roy Suryo Berlanjut, Saksi Ahli Sindir Balik: Kita Ini Sarjana Hukum
• 4 jam lalu
0
thumb
Sudinsos Jakbar salurkan 465 alat bantu fisik bagi warga difabel
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.