Damkar Evakuasi Sarang Lebah di Lantai 8 Gedung Pemkab Ponorogo

beritajatim.com
1 jam lalu
Cover Berita

Ponorogo (beritajatim.com) – Aktivitas pegawai di lantai 8 Gedung Sasana Krida Praja, kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, sempat dibuat waswas. Hal itu dikarenakan sarang lebah berukuran besar kembali muncul di sisi luar bangunan. Kondisi tersebut memaksa Damkar Ponorogo menerjunkan lima personel untuk melakukan evakuasi dengan akses yang sangat terbatas, hanya melalui jendela. Proses penanganan pun berlangsung penuh kehati-hatian karena koloni tawon madu itu berpotensi membahayakan penghuni gedung.

Keberadaan sarang lebah itu dikhawatirkan membahayakan aktivitas pegawai yang bekerja di lantai 8. Meski hingga kini belum ada laporan korban sengatan, keberadaan koloni lebah dinilai berpotensi mengganggu keselamatan jika dibiarkan terus berkembang. Karena itu, pegawai meminta bantuan Damkar untuk segera melakukan penanganan.

Anggota Damkar Ponorogo, Hari Purnomo, mengatakan proses evakuasi tidak berjalan mudah. Posisi sarang yang berada di sisi luar gedung membuat ruang gerak petugas sangat terbatas. Akses menuju lokasi juga hanya bisa dilakukan melalui jendela. “Evakuasinya sangat sulit sekali, dikarenakan akses untuk mengevakuasi itu cuma lewat jendela,” kata Hari Purnomo, Jumat (31/7/2026).

Untuk mengusir koloni lebah, petugas menggunakan metode penyemprotan dengan bahan bakar jenis pertalite. Cara tersebut dilakukan agar lebah segera meninggalkan sarangnya sehingga proses pembersihan bisa dilakukan dengan aman. Sebanyak lima personel Damkar diterjunkan dalam operasi tersebut. “Untuk mengusirnya dengan cara kita memakai semprotan dengan BBM jenis pertalite,” katanya.

Hari mengungkapkan, kemunculan sarang lebah di lokasi tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Menurutnya, ini merupakan kejadian kedua dengan titik yang sama persis seperti sebelumnya. Jenis lebah yang bersarang diketahui merupakan tawon madu atau tawon gung. “Ini yang kedua kalinya, lokasinya sama di situ juga,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tawon madu tetap memiliki potensi membahayakan apabila menyengat manusia. Namun, sengatannya umumnya tidak sampai menyebabkan kematian. Meski begitu, keberadaannya tetap harus ditangani agar tidak membahayakan pegawai maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar gedung. “Dikatakan membahayakan, ya membahayakan,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pegawai yang berkantor di lantai 8 Gedung Sasana Krida Praja, Sri Rohani, mengaku baru mengetahui keberadaan sarang tersebut setelah beberapa kali ada tawon masuk ke dalam ruangan. Awalnya dirinya tidak menyangka koloni lebah berada tepat di dekat ruang kerjanya. Kondisi itu akhirnya membuat dirinya dan rekan-rekan meminta bantuan Damkar.

“Kalau tawon itu munculnya kapan, saya persisnya kurang tahu. Akhir-akhir ini saya pernah ada salah satu tawon yang masuk. Saya juga tidak mikir kalau di sebelah saya itu ada tawon,” ungkapnya.

Sri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi beberapa tahun lalu dan juga ditangani petugas pemadam kebakaran. Menurutnya, sarang yang baru kali ini muncul berada tidak jauh dari lokasi sebelumnya. Ukurannya pun sudah cukup besar sehingga perlu segera dievakuasi.

Meski belum pernah tersengat, Sri mengaku tetap merasa khawatir jika sewaktu-waktu lebah masuk ke dalam ruang kerja. Beruntung, selama ini jendela selalu dalam kondisi tertutup sehingga aktivitas perkantoran masih bisa berjalan normal. Dia berharap sarang lebah yang sudah dievakuasi tidak kembali muncul di lokasi yang sama. “Alhamdulillah tidak pernah tersengat,” pungkasnya. (end/kun)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Targetkan Pembangunan Trans Sumatera Railway Sambung Bakauheni hingga Banda Aceh
• 20 jam lalu
0
thumb
LPSK Mendorong Penyusunan SOP Nasional untuk Perkuat Identifikasi Korban TPPO di Seluruh Sektor
• 16 jam lalu
0
thumb
Profil Setya Budi, Staf KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang, Bocorkan Penanganan Perkara Korupsi ke Ayahnya
• 3 menit lalu
0
thumb
Eks Lahan Terbuka Tanah Merah Depok Disulap Jadi Markas TNI
• 8 jam lalu
0
thumb
Evi Penyintas Autoimun Bersyukur Dapat Rusun hingga Pekerjaan, Tak Lagi Tidur di Masjid
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.