Dimediasi Said Iqbal, PT Moya Indonesia Sepakat Beri Kompensasi ke Keluarga Korban

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Mediasi antara manajemen PT Moya Indonesia dengan keluarga korban kecelakaan kerja berhasil menemui titik terang. PT Moya Indonesia bersedia memberikan santunan.

Kesepakatan itu tercapai dalam Pertemuan terbatas yang digagas dan juga ditangani secara intensif oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal.

Pertemuan dihadiri perwakilan Kementerian ESDM RI, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jakarta, Kementerian Dalam Negeri, PDAM Ibu Kota Jakarta, para serikat pekerja, PT Moya Indonesia, dan juga ahli waris almarhum Andi Sugiarto.

Pihak manajemen PT Moya Indonesia bersedia memberikan hak kompensasi tambahan senilai dua kali upah kepada keluarga korban kecelakaan kerja. Putra almarhum juga akan diberikan jaminan lapangan kerja setelah lulus kuliah dan menyelesaikannya di perguruan tinggi.

"Apabila telah menamatkan studinya sarjana strate satu, melampiri dengan berbekalkan dengan surat sarjananya, izah-ijazahnya, akan bisa untuk masuk ke tim atau tim profesional PT Moya Indonesia," ujar Chief of Administration PT Moya Indonesia Pinky Dwi Anto, dalam program Headline News Metro TV, Jumat, 31 Juli 2026.

 

Baca Juga :

Pramono Benarkan Informasi Tewasnya 3 Pekerja Proyek di Cipayung


Sementara itu, Said Iqbal menyebut santunan dari perusahaan akan diserahkan langsung kepada keluarga korban, dalam hal ini istrinya Andi Sugiarto, Endah. Dia menegaskan, semua hal itu sudah sesuai dengan mekanisme peraturan perundang-undangan.

"Disepakati kompensasi di luar hal tersebut setara dua kali dari hak kompensasi, dan teknisnya akan dibicarakan lebih detail," kata Said.

Sebelumnya, sebanyak tiga pekerja proyek ditemukan tewas setelah terjebak di dalam gorong-gorong di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis, 9 Juni 2026. Berdasarkan laporan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, ketiga korban diduga mengalami keracunan gas sebelum mengembuskan napas terakhir mereka.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jelang Kebijakan 1 Agustus, TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD Makassar Door to Door Edukasi Pemilahan Sampah
• 2 jam lalu
0
thumb
Terpopuler: Harga MG ZS Hybrid Dibuka, Honda Super One Langka, hingga Fungsi Unik Mesin Turbo
• 7 jam lalu
0
thumb
Chery Q Jadi Sorotan di GIIAS 2026, Mobil Listrik Mini yang Mampu Taklukkan Tanjakan
• 21 jam lalu
0
thumb
Dari Warung di Sudut Kalimalang, Sumiati Saksikan Macet Datang Setiap Pagi
• 4 jam lalu
0
thumb
KPK Telisik 57 LHKPN Pejabat Terindikasi Tak Sesuai Profil
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.