Benavidez dan Mikaelian semakin dekat dengan laga penyatuan gelar

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - World Boxing Council (WBC) menyatakan dua juara dunia David Benavidez dan Noel Mikaelian semakin dekat dengan pertarungan untuk penyatuan gelar (unifikasi) juara dunia kelas penjelajah (maksimum 90,7 kg) yang mereka miliki.

"David Benavidez dan Noel Mikaelian dilaporkan sedang dalam proses negosiasi untuk menyelesaikan pertarungan penyatuan gelar," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Benavidez terus memperluas warisannya setelah merebut gelar juara dunia di kelas berat barunya, yakni kelas penjelajah. Petinju berjuluk "The Mexican Monster" itu merupakan mantan juara dunia kelas berat ringan (79,3 kg) versi WBC dan kini memegang sabuk juara dunia kelas penjelajah World Boxing Association (WBA) Super serta World Boxing Organization (WBO).

Keberhasilannya menaklukkan divisi baru semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu petinju terbaik lintas divisi pada era saat ini.

Sementara itu, Mikaelian asal Armenia tetap berstatus sebagai juara dunia kelas penjelajah WBC dan menjadi salah satu nama yang paling disegani di divisi tersebut. Berkat kemampuan teknis, pengalaman, serta konsistensinya di level tertinggi, ia dinilai sebagai lawan yang sangat tangguh bagi siapa pun yang ingin menguasai kelas penjelajah.

WBC menjelaskan bahwa pertarungan yang berpotensi memicu persaingan sengit itu akan mempertemukan dua juara elite dalam duel yang memiliki implikasi besar bagi masa depan divisi tersebut. Selain menyatukan sabuk juara, laga ini juga berpeluang menentukan siapa petinju yang menjadi kekuatan dominan di kelas penjelajah.

Baca juga: Santiago juara masa reses, Kira dan Canizales naik berebut sabuk WBA

Bagi Benavidez, pertarungan tersebut akan menjadi kesempatan untuk menambah koleksi gelar juara dunia sekaligus memperkuat posisinya di antara para petinju elite dunia. Kemenangan juga akan semakin mengukuhkan keberhasilannya setelah memutuskan naik divisi dan langsung mampu bersaing di level tertinggi.

Di sisi lain, Mikaelian akan memiliki kesempatan mempertahankan gelarnya saat menghadapi salah satu petinju paling berprestasi dan populer dalam dunia tinju saat ini. Apabila mampu mengalahkan Benavidez, kemenangan itu akan menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karirnya sekaligus mempertegas posisinya sebagai pemimpin di kelas penjelajah.

WBC menambahkan, meskipun beberapa detail masih perlu diselesaikan, optimisme terus tumbuh di kedua kubu. Seluruh indikasi menunjukkan bahwa proses negosiasi berjalan ke arah yang positif sehingga kesepakatan diyakini dapat segera tercapai dalam waktu dekat.

Apabila kedua kubu berhasil mencapai kesepakatan akhir, pertarungan ini diperkirakan menjadi salah satu laga penyatuan gelar paling bergengsi pada 2026.

Duel tersebut juga berpotensi menarik perhatian besar dari penggemar tinju dunia karena mempertemukan dua juara yang sama-sama berada di puncak performa dan memiliki ambisi untuk menjadi penguasa tunggal divisi kelas penjelajah.

Baca juga: Errol Spence umumkan gantung sarung tinju usai kalah dari Tim Tszyu

Baca juga: Beaven Sibanda pulih dari cedera kembali incar sabuk juara dunia WBC


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pedestrian Deck Dukuh Atas Masuk Tahap Tender, Kapan Mulai Konstruksi?
• 16 jam lalu
0
thumb
Hari Anak Nasional, Komisi A DPRD DIY Alokasikan Rp5,4 M untuk Tangani Stunting
• 20 jam lalu
0
thumb
Air Hujan Hilang, Warga Pun Berharap dari Air Bantuan
• 3 jam lalu
0
thumb
Prabowo Percepat Proyek Kereta Api Trans Sumatera, Target Tembus Banda Aceh
• 17 jam lalu
0
thumb
PBSI Resmi Umumkan Rionny Mainaky Tinggalkan Jabatan Kepala Pelatih Ganda Campuran
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.