Antrean BBM Marak di Sejumlah Wilayah, Pemda-Polres Bakal Ajukan Kuota BBM Tambahan ke Pertamina

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, BONE — Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di sejumlah wilayah masih ditrmukan mengular, bahkan hingga ke badan jalan.

Didominasi truk dan kendaraan angkutan barang, antrean tersebut bahkan dikeluhkan pengguna jalan karena mengganggu arus lalu lintas dan memicu kekhawatiran akan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Polres Bone bersama Pemerintah Kabupaten Bone melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU, agen LPG, hingga pangkalan LPG di berbagai wilayah, Kamis, 30 Juli 2026.

Sidak dilakukan untuk memantau langsung distribusi BBM dan LPG sekaligus mencari solusi atas antrean panjang yang masih terjadi.

Tim dibagi menjadi tiga kelompok dengan menyasar SPBU Palakka, SPBU Cellu, SPBN Lonrae Bajoe, SPBU Biru, SPBU Tanete Harapan Cina, SPBU Karella Mare, SPBU Agus Salim, SPBU Karella Lapawawoi, SPBU Pallawarukka Taccipi, serta agen LPG di Cellu dan PT Mitra Utama Anugrah.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bone, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perindustrian, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan, serta Bagian Perekonomian Setda Bone.

Kasatreskrim Polres Bone AKP Alvin Aji mengatakan dari hasil sidak, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk mengajukan penambahan stok BBM di Kabupaten Bone.

“Jadi hasilnya pemerintah daerah akan meminta penambahan stok BBM kepada PT Pertamina Patra Niaga,” kata Alvin.

Selain penambahan pasokan, pemerintah daerah bersama Polres Bone juga akan melakukan evaluasi terhadap antrean kendaraan yang menumpuk di sejumlah SPBU agar tidak terus menimbulkan kemacetan.

“Pihak pemerintah daerah dan Polres Bone akan melakukan rapat dan evaluasi terkait antrean truk yang menumpuk di setiap SPBU di Kabupaten Bone,” ujarnya.

Sebagai langkah jangka pendek, pemerintah daerah meminta pengelola SPBU membatasi jumlah pengisian BBM untuk setiap truk agar distribusi dapat lebih merata kepada masyarakat.

Sementara itu, Polres Bone juga mengimbau pengelola SPBU memperketat verifikasi kendaraan yang melakukan pengisian serta menertibkan antrean agar tidak meluber hingga ke badan jalan.

“Pihak Polres Bone menghimbau kepada pihak SPBU agar kendaraan yang masuk lebih diverifikasi dan antrean di SPBU ditertibkan,” tegas Alvin.

Sidak tersebut berakhir sekitar pukul 14.30 Wita. Hasil pemantauan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi bersama pemerintah daerah dalam upaya mengatasi antrean panjang serta menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG di Kabupaten Bone. (an)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jelang Lawan Timor Leste, Jordi Amat Tegaskan Misi Timnas Indonesia Bukan Sekadar Menang di Piala AFF 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
Tak di Indonesia, Anak Ketua Yayasan Little Aresha Belum Penuhi Panggilan Polisi
• 22 jam lalu
0
thumb
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026: Skuad Garuda Diprediksi Pesta Gol Tanpa Balas
• 17 jam lalu
0
thumb
Terungkap! Ini Alasan Aturan Gaji Kepala Daerah Harus Direvisi
• 8 jam lalu
0
thumb
Prabowo Buat Lomba Kota Terbersih, Siapkan Hadiah Rp 20 Miliar
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.