REPUBLIKA.CO.ID, BANYUASIN, – Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, resmi ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Jambore Anak Sholeh 2026. Kegiatan penguatan ukhuah santri se-Sumatera Selatan ini dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 8 Agustus 2026.
Ajang ini diinisiasi oleh Pondok Pesantren Modern Darussalam Bunga Karang. Kegiatan ini ditargetkan menjadi wadah pembentukan karakter serta penguatan nilai-nilai Islam bagi generasi muda, khususnya pelajar tingkat MTs dan MA.
Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin siap mendukung penuh acara tersebut. Dukungan nyata diberikan untuk menjamin kelancaran dan keselamatan seluruh peserta.
"Kami siap mendukung dan membantu hal-hal yang bisa difasilitasi. Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga menyiagakan unit ambulans beserta tenaga medis dari Dinas Kesehatan sebagai bentuk dukungan nyata demi kelancaran dan keselamatan selama kegiatan," kata Netta Indian di Banyuasin, Kamis.
Wadah Pembinaan Karakter Generasi Muda
Netta Indian berharap Jambore Anak Sholeh 2026 dapat menjadi wadah pembinaan karakter yang efektif. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai Islam serta memupuk semangat kebersamaan bagi generasi muda di Sumatera Selatan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Kegiatan bertaraf provinsi ini rencananya akan diikuti oleh para pelajar dari jenjang MTs dan MA. Tidak hanya itu, para santri dari berbagai pondok pesantren se-Sumatera Selatan juga akan turut berpartisipasi.
Selain berfungsi sebagai sarana kompetisi dan edukasi, ajang ini dirancang khusus untuk mempererat ukhuah islamiah antar-peserta. Panitia berharap interaksi antar santri dapat menumbuhkan solidaritas yang kuat.
Dengan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, pelaksanaan Jambore Anak Sholeh 2026 diharapkan dapat berjalan lancar dan sukses. Acara ini diyakini akan menjadi tonggak penting dalam pembinaan karakter generasi muda Islam di Sumatera Selatan.
Komentar (0)