Dapur Program MBG di Bogor Ini Kantongi Sertifikat ISO hingga HACCP, Chefnya Bersertifikat BNSP

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Yayasan Jabal Qur'an Indonesia mempertegas dukungannya terhadap program strategis pemerintah dalam memperbaiki gizi nasional. 

Melalui pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Mekarwangi, Tanah Sareal, Kota Bogor, yayasan memastikan seluruh proses berjalan profesional, akuntabel, dan taat pada koridor hukum.

Menanggapi dinamika informasi yang berkembang di masyarakat, pihak yayasan menegaskan bahwa penetapan lokasi SPPG dilakukan secara transparan. 

Sejak awal 2025, seluruh prosedur registrasi telah ditempuh melalui portal resmi Badan Gizi Nasional (BGN) sesuai kualifikasi teknis yang berlaku, tanpa adanya perlakuan khusus atau eksklusivitas.

Demi menjamin keamanan pangan bagi penerima manfaat, Dapur SPPG Jabal Qur'an telah dilengkapi dengan berbagai sertifikasi prestisius. 

Selain Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Sertifikasi Halal, fasilitas ini juga telah mengantongi standar internasional seperti ISO 22000:2018 terkait manajemen keamanan pangan, ISO 45001:2018 untuk keselamatan kerja, serta sertifikasi HACCP. 

Tak hanya fasilitas, tenaga juru masak yang bertugas pun telah tersertifikasi secara resmi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi anggaran negara, Yayasan Jabal Qur’an menyatakan sikap kooperatif terhadap segala bentuk evaluasi. 

Pihak pengelola membuka pintu lebar bagi proses klarifikasi maupun pemeriksaan dari Kejaksaan, Inspektorat Jenderal, hingga Kementerian Keuangan.

Ketua Yayasan Jabal Qur'an Indonesia, Dr. Hj. Munifah Syanwani, menegaskan bahwa integritas adalah fondasi utama operasional mereka.

"Kepercayaan publik dan keselamatan penerima manfaat adalah prioritas tertinggi kami. Sejak awal, kami memastikan seluruh fasilitas dan kualifikasi operasional Dapur SPPG tidak hanya memenuhi regulasi standar BGN, tetapi juga mencapai standar mutu internasional. Kami sangat terbuka terhadap proses evaluasi dan pemeriksaan dari pihak Kejaksaan maupun lembaga audit berwenang lainnya sebagai bentuk pembuktian atas komitmen integritas serta transparansi yayasan kami," ujar Dr. Hj. Munifah Syanwani dalam keterangan resminya.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Bogor juga telah mengonfirmasi bahwa SPPG yang dikelola Yayasan Jabal Qur'an Indonesia telah melewati tahap evaluasi oleh pihak Kejaksaan, yang merupakan bagian dari prosedur penilaian rutin SPPG di tingkat nasional. (dpi)
 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah dan DPR Jangan Tunda Penyesuaian Anggaran MBG Hingga 2028
• 13 jam lalu
0
thumb
Konten kreator berpeluang jadi sumber penghasilan utama di era digital
• 17 jam lalu
0
thumb
Kerap Lakukan OTT ke Bupati, Wakil Ketua KPK Tegaskan Tidak Menarget atau Cari Kesalahan
• 17 jam lalu
0
thumb
BMKG Prediksi El Nino Bertahan hingga Awal 2027
• 17 jam lalu
0
thumb
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 21,41 Triliun ke 162 Ribu UMKM hingga Juni 2026
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.