Pemerintah Gencarkan Program Eliminasi TBC Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah terus menggenjot eliminasi penyakit TBC melalui berbagai programnya

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkap dalam upaya tersebut dibutuhkan kolaborasi lintas sektor hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri, Safrizal ZA mengatakan TBC turut serta terbilang menjadi isu pembangunan bukan saja soal permasalahan kesehatan.

Menurutnya kolaborasi antar pihak dalam mengeliminasi TBC dapat terlihat dari pengalaman pemerintah saat penanganan Covid-19.

Menurutnya pandemi menjadi bukti bahwa tantangan besar dapat diatasi melalui kepemimpinan yang kuat, koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Pengalaman penanganan COVID-19 membuktikan bahwa ketika seluruh unsur pemerintah bergerak dalam satu komando, didukung kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat, tantangan sebesar apa pun dapat dihadapi bersama. Semangat kolaborasi yang sama harus kita hadirkan dalam percepatan penanggulangan TBC,” kata Safrizal, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Safrizal menjelaskan pemerintah daerah harus banyak belajar dengan memanfaatkan pengalaman dari negara lain yang mampu menekan angka penyebaran TBC.

Menurutnya tidak ada negara yang berhasil mengendalikan TBC hanya melalui layanan kesehatan. 

Keberhasilan tersebut lahir dari perpaduan kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang efektif, inovasi, pembiayaan yang memadai, serta kolaborasi lintas sektor.

Ia mencontohkan sejumlah praktik baik yang dapat diadaptasi Indonesia. Kuwait dan Arab Saudi memperkuat pencegahan melalui pengelolaan mobilitas penduduk, Tiongkok dan Myanmar mengembangkan penemuan kasus aktif berbasis komunitas, Ethiopia memperkuat layanan kesehatan primer hingga tingkat desa, sementara Taiwan dan Qatar memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan. 

Di sisi lain, India, Brasil, dan Afrika Selatan mengintegrasikan perlindungan sosial dengan inovasi medis dalam pengendalian TBC.

Safrizal meminta seluruh gubernur, bupati, dan wali kota memimpin langsung upaya percepatan penanggulangan TBC di wilayah masing-masing.

“Saya minta agar para Gubernur, Bupati, dan Walikota untuk memimpin langsung kolaborasi lintas sektor ini di wilayah masing-masing. Pemerintah daerah harus memastikan terbentuk dan berfungsinya Wadah Kemitraan Penanggulangan TBC atau Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TBC) yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penerimaan Pajak Kalsel Tembus Rp6,2 Miliar per Juni 2026, Tumbuh 36 Persen
• 2 jam lalu
0
thumb
Kemenperin Catat Indeks Kepercayaan Industri Juli 2026 Ekspansi di Level 53,1
• 16 jam lalu
0
thumb
Harga Nikel Membaik, PT Vale Catat Laba Bersih USD 104,38 Juta per Semester I
• 19 jam lalu
0
thumb
Bupati Gowa Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Rp 16 M
• 18 jam lalu
0
thumb
Induk Gojek-GoPay Cetak Laba Bersih di Kuartal 2
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.