DPR Usul Pilkada Hanya Pilih Kepala Daerah Tanpa Wakil

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengusulkan pemilihan kepala daerah (pilkada) dilakukan hanya untuk memilih kepala daerah, sementara wakilnya ditetapkan berdasarkan penunjukan dari kepala daerah terpilih.

Khozin, dalam rapat Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri serta kepala dan wakil kepala daerah di Jakarta, Kamis, mengusulkan ide itu untuk menghindari wakil kepala daerah hanya dijadikan sebagai pendulang suara atau vote getter dalam pilkada.

Baca Juga :
Mendagri Tito Sebut Aturan Gaji Kepala Daerah Bakal Direvisi
Cegah OTT, Mendagri Minta Parpol Sekolahkan Calon Kepala Daerah Sebelum Pilkada

“Solusi yang kedua seperti apa? Perbaiki Undang-Undang Pilkadanya. Kita pilih saja kepala daerah tanpa wakil. Wakil kepala daerah cukup ditunjuk oleh kepala daerah. Ini biar tidak menjadi vote getter saja, kasihan wakil kepala daerah saat ini,” kata dia.

Legislator bidang otonomi daerah itu menilai, skema pemilihan yang demikian bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan disharmonis antara kepala dan wakil kepala daerah.

Persoalan itu, ucap Khozin, sempat dibicarakan ketika Komisi II DPR RI menerima audiensi Asosiasi Wakil Kepala Daerah.

“Problem ini adalah problem by system (persoalan yang disebabkan oleh sistem), bukan by person (individu) karena hampir 60 persen data yang kita miliki di daerah itu disharmonis antara kepala daerah dan wakil kepala daerah,” tuturnya.

Selain perubahan sistem pilkada, dia juga mengusulkan perbaikan aturan. Menurut dia, regulasi yang berlaku saat ini menempatkan wakil kepala daerah hanya menjalankan fungsi delegatif, bukan instruktif.

“Selama delegasi itu tidak diberikan oleh kepala daerah maka wakil kepala daerah tidak bisa ngapa-ngapain. Tidak punya peran apa-apa. Lima tahun ngedekem saja di ruangan atau cuma hadir dalam forum-forum yang sifatnya tahunan,” ucap Khozin.

Ia menekankan kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena tidak sesuai dengan semangat demokrasi dan otonomi daerah. (Ant)

Baca Juga :
Mendagri Tito Akui Sudah Lapor Prabowo soal Marak Kepala Daerah Kena OTT
Gerindra Bakal Kaji Hasil Survei soal Kepuasan Publik ke Prabowo
Ikatan Guru TK se-Indonesia Temui Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IHSG Ditutup Melesat 1,56 Persen ke Level 6.186 Hari Ini!
• 7 jam lalu
0
thumb
Respons Cepat Aduan Lontara Plus, Satgas Drainase PU Makassar Normalisasi Saluran Kanal
• 1 jam lalu
0
thumb
Rangkul Tokoh Lokal dan Kepala Daerah, Kementrans Pastikan Ekspedisi Patriot Diterima di Papua
• 18 jam lalu
0
thumb
Bursa Transfer Liga Italia: Reaksi Sampdoria usai Emil Audero Didekati Monza, Kiper Timnas Indonesia Pilih yang Mana?
• 12 jam lalu
0
thumb
Polisi: Total Korban Kekerasan dan Penelantaran Daycare Little Aresha 157 Anak
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.