Kronologi Wanita 39 Tahun Meninggal usai Masuk Wahana Rumah Hantu di Tulungagung, Keluarga Ungkap Dugaan Penyebabnya!

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Seorang wanita berinisial BNW (39), warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu mendadak meninggal usai masuk wahana rumah hantu di Tulungagung. Sebelum meninggal, BNW tiba-tiba terjatuh di pintu keluar.

Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah wahana rumah hantu di Apollo Super Mall Tulungagung pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 14.35 WIB. Informasi itu dikonfirmasi oleh Pamapta Polres Tulungagung, Ipda Hendra Endy Purwanto.

Ipda Hendra menyebut korban datang ke wahana tersebut bersama anaknya. Namun sayang, saat keluar dari wahana itu, korban tetiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Lantas bagaimana kronologi wanita 39 tahun meninggal usai masuk wahana rumah hantu di Tulungagung? Simak penjelasannya.

Kronologi Wanita 39 Tahun Meninggal usai Masuk Wahana Rumah Hantu di Tulungagung

Seorang pengunjung berinisial BNW (29) mendadak meninggal dunia setelah memasuki wahana rumah hantu di Apollo Super Mall Tulungagung. Insiden itu terjadi pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 14.35 WIB.

BNW diduga mengalami serangan jantung usai keluar dari wahana rumah hantu tersebut sekitar pukul 14.35 WIB. Hal itu diungkap oleh Pamapta Polres Tulungagung, Ipda Hendra Endy Purwanto.

Hendra menyebut korban datang ke rumah hantu bersama anaknya. Namun, sang anak tidak ikut masuk bersama sang ibu dan memilih menunggu di luar.

“Dia datang ke wahana rumah hantu ini bersama anaknya. Namun anaknya tidak ikut masuk ke wahana,” jelas Pamapta Polres Tulungagung, Ipda Hendra Endy Purwanto, dilansir dari Suryamalang.com pada Kamis (30/07/2026).

Saat itu, korban masuk ke wahana rumah hantu bersama pengunjung lain sekira pukul 14.30 WIB. Namun, lima menit kemudian, BNW dan para pengunjung lain keluar dari wahana tersebut. Saat itu, korban sempat duduk di sebuah kursi yang berada tidak jauh dari pintu keluar wahana. Namun sayang, korban tiba-tiba jatuh tidak sadarkan diri. Bahkan, tubuhnya juga tampak membentur lantai.

 

“Korban sempat berdiri dari kursi, kemudian tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri. Korban sempat ditolong petugas keamanan dan pengunjung lain,” tambah Hendra.

Petugas keamanan lantas menghubungi tenaga medis untuk memberi pertolongan. Namun, upaya membuat korban kembali tersadar tidak membuahkan hasil hingga BNW diperkirakan telah meninggal dunia.

Hasil Pemeriksaan Luar Korban

Petugas medis dari RSUD dr Iskak dan Unit INAFIS Satreskrim Polres Tulungagung mengungkap hasil pemeriksaan luar korban. Diketahui, korban memang memiliki luka yang timbul saat korban terjatuh.

“Petugas medis dari RSUD dr Iskak dan Unit INAFIS Satreskrim Polres Tulungagung melakukan pemeriksaan luar. Memang ada luka, tapi timbul saat korban terjatuh,” ungkap Hendra.

Luka yang ditemukan berada pada pelipis bagian kiri dan salah satu giginya patah. Luka ini diduga akibat benturan dengan lantai saat korban jatuh tak sadarkan diri.

Melansir TribunJatim.com, keluarga menyebut BNW memang memiliki riwayat penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi). Hal itu diketahui saat korban menjalani pemeriksaan kesehatan pra-keberangkatan ibadah haji 2026.

Selama ibadah haji itu, korban dilaporkan beberapa kali pingsan. Sepulang haji, korban kerap mengeluh jantungnya berdebar kencang apabila mendengar suara-suara keras atau kejutan tiba-tiba. Meski begitu, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini murni sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan memasang garis polisi (police line) di area wahana rumah hantu Apollo Super Mall. Polisi juga menutup sementara wahana rumah hantu tersebut.

"Lokasi wahana kami tutup sementara demi kepentingan penyelidikan. Kami juga akan meminta klarifikasi resmi dari pihak pengelola wahana terkait standar keselamatan yang diterapkan," tegas Ipda Hendra.

Demikianlah kronologi wanita 39 tahun meninggal usai masuk wahana rumah hantu di Tulungagung. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah
• 13 jam lalu
0
thumb
KPK: Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Peras Bawahan dan Swasta Rp1,98 Miliar
• 4 jam lalu
0
thumb
Dengar Kabar 116 Juta Warga RI Kurang Makan, Begini Respons Bos BGN
• 16 jam lalu
0
thumb
Penahanan Ijazah Pekerja oleh Perusahaan Mendominasi Laporan ke Kemenham Jateng
• 9 jam lalu
0
thumb
Cegah Kecelakaan, Prabowo Minta Ribuan Lintasan KA Dipasang Pintu Otomatis
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.