Grid.ID - Siapa yang pernah gak sengaja nge-like postingan lama pas lagi stalking? Duh, bisa-bisa kepikiran nih! Tapi, sebenarnya apa sih yang terjadi kalau gak sengaja like terus unlike?
Instagram masih menjadi magnet tersendiri bagi pengguna media sosial. Tak hanya memajang foto yang menjadi cerita perjalanan, bahkan menjadi wadah membentuk imej personal yang diinginkan.
Sudah sejak beberapa tahun ke belakang, istilah ‘selebgram’ juga muncul, yang merujuk pada sosok yang mencuri perhatian warganet, entah karena karyanya, pemikiran atau sensasinya. Hasilnya, label selebgram itu menjelma sebagai sosok ‘artis’ dari dunia maya.
Perkembangan media sosial Instagram memang masif, sampai-sampai wadah yang tadinya hanya digunakan sebagai gudang penyimpan foto belaka, kini bisa berubah menjadi lapak untuk menuai rezeki. Apapun alasan penggunaannya, media sosial menyimpan banyak seluk-beluk menarik di dalamnya.
Termasuk, tombol hati atau ‘love’ yang terletak di setiap postingan. Dengan mengetuk tombol ini, menandakan adanya aktivitas digital si pengguna.
Seperti yang sudah banyak diketahui, tombol hati itu bisa diklik yang menunjukkan adanya interaksi pemberitahuan aktivitas pengguna Instagram. Dengan menekan fitur ini, si pengguna Instagram diasosiasikan menyukai, mendukung atau sebagai bentuk perhatian dari seseorang terhadap foto atau video yang dibagikan.
Terlihat sederhana dan menyenangkan awalnya, namun bisa menjadi bencana kalau si pengguna ternyata tak menghendaki hal itu. Terlebih ketika ia tak sengaja menekan tombol like pada postingan lama seseorang, apalagi seorang mantan! Duh, bisa jadi mimpi buruk lantaran kadung gengsi!
Lalu, apa yang biasanya dilakukan? Pasti sebagian besar pengguna akan reflek menekan tombol hati lagi untuk kedua kalinya agar statusnya ‘unlike’. Tapi, sebenarnya apa sih yang terjadi, kalau kita sudah terlanjur klik love atau ‘like’ dan klik lagi untuk unlike?
Nah, daripada penasaran, bos Instagram, Adam Mosseri langsung memberikan penjelasan. Pria yang bertanggungjawab terhadap pengembangan produk, termasuk membidani beberapa fitur di Instagram itu, memberikan penjelasan sekaligus peringatan lucu lewat postingannya.
“Pernahkah kamu tidak sengaja menyukai atau like foto postingan lama seseorang dari bertahun-tahun lalu? Lalu penasaran apa yang sebenarnya terjadi saat kamu membatalkannya (unlike)?” ujar Mosseri mengawali video reelnya.
Menurut Mosseri, tiap kali seseorang menekan tombol like, Instagram akan langsung mengirim notifikasi ke pemilik akun. Tapi perlu diingat, ada dua jenis notifikasi yang dikirim, yaitu notifikasi di dalam aplikasi Instagram (in-app) dan push notification ke ponsel pengguna.
“Jadi, saat kamu menyukai (like) postingan tersebut, notifikasi langsung dikirimkan ke HP mereka saat itu juga,” kata Mosseri.
Nah, kalau kamu langsung klik unlike, Instagram memang bisa langsung menghapus notifikasi yang ada di dalam aplikasi. Jadi, ketika si pemilik akun membuka tab notifikasi di Instagram, jejak like kamu sudah gak akan muncul lagi.
Tapi, yang perlu diingat, hal yang sama gak berlaku untuk push notification di ponsel! Ketika notifikasi itu sudah terkirim ke notification center dan terpampang di lock screen, Instagram gak punya daya untuk menariknya kembali.
Artinya, kalau pemilik akun sempat melihat notifikasi di layar ponselnya, mereka tetap bisa melihat bahwa kamu sempat nge-like postingan tersebut, ups! Aksi stalking kamu bisa jadi ketahuan nih.
Meski begitu, kalau kamu sudah lebih dulu unlike, mereka tak akan menemukan apapun di aplikasi Instagram, sebab notifikasi in app sudah lebih dulu terhapus. Jadi kemungkinan besar aksi ‘kepergok stalking’ itu jadi agak membingungkan.
Lucunya, dalam video itu Adam Mosseri seolah memahami aksi ‘ketahuan stalking’ itu menyebalkan dan membuat penggunanya overthinking. Di akhir videonya, Mosseri mengingatkan pengguna Instagram untuk mengontrol jarinya agar gak
“Kalau kami bisa sekalian menghapus notifikasi di Hp, kami sih maunya begitu, tapi kami gak bisa. Jadi pastiin kalau kamu scrolling konten lama seseorang, jangan sampai gak sengaja mengetuk like. Semoga ini bisa menjelaskan,” ujar Mosseri.
Artikel Asli





Komentar (0)