Viral Kakek di Lebak Ikat Perut Pakai Tali demi Tahan Lapar saat Jualan Kangkung

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Viral Kakek di Lebak Ikat Perut Pakai Tali demi Tahan Lapar saat Jualan KangkungNasional | inews | Kamis, 30 Juli 2026 - 14:19Dengarkan Berita

LEBAK, iNews.id - Kakek Madhalim (84) yang berjualan kangkung sambil mengikat perut dengan tali plastik untuk menahan lapar viral di media sosial. Dia akhirnya mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Lebak.

Kakek Madhalim tercatat sebagai warga Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak. Dia diketahui mengikat perutnya menggunakan tali plastik untuk menahan rasa lapar ketika mencari nafkah dengan berjualan kangkung.

Kisah kakek Madhalim viral, Pemkab Lebak kemudian mendatangi tempat tinggal Madhalim dan memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarganya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Lebak Lela Gifty Cleria mengatakan, Madhalim tinggal bersama istri dan seorang putrinya di bangunan bekas pabrik kopra.

"Madhalim tinggal bersama istri dan seorang putrinya di sebuah gubuk bekas pabrik kopra. Bantuan yang kami salurkan berupa sembako, peralatan rumah tangga, kasur, serta family kit," ujar Lela dikuti dari iNews Banten, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga:Kasus Penyekapan dan Penyiksaan oleh Taufik Hidayat, Polda Jabar Temukan 2 Lokasi Baru

Lela menjelaskan, Madhalim telah tercatat sebagai masyarakat desil satu. Dia juga menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) melalui skema Penerima Bantuan Iuran.

Sementara itu, istri Madhalim terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Nontunai dari pemerintah.

"Ya, Madhalim merupakan penerima manfaat bantuan dari pemerintah," katanya.

Meski telah menerima sejumlah program bantuan, kondisi tempat tinggal Madhalim dan keluarganya masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak Iyan Fitriana menyampaikan kebutuhan mendesak bagi keluarga Madhalim adalah rumah yang lebih layak.

Pemerintah daerah menilai Madhalim dan keluarganya membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman. Saat ini, mereka masih menempati gubuk yang sebelumnya digunakan sebagai pabrik kopra. Pemkab akan melakukan pendampingan untuk memastikan kebutuhan dasar keluarga tersebut dapat terpenuhi.

#regional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Survei SMRC: Gerindra Masih Teratas, tapi Elektabilitas Turun
• 1 jam lalu
0
thumb
Kemenhut Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi di Jayapura, Sita 7 Burung Langka
• 11 jam lalu
0
thumb
Tarif AS untuk RI Lebih Kecil dari Vietnam dan Thailand, Daya Saing akan Unggul?
• 16 jam lalu
0
thumb
Dino Patti Djalal Soroti Tantangan Eksekusi di Balik Target 100 GW PLTS
• 18 jam lalu
0
thumb
Sepekan Berlalu, Penyebab Kematian Satpam Jatiluhur Belum Terungkap, Apa Kendalanya?
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.