TULUNGAGUNG, iNews.id - Seorang pengunjung perempuan tewas usai keluar dari wahana rumah hantu yang ada di salah satu pusat perbelanjaan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Korban berinisial BNW (38) warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
Informasi diperoleh, peristiwa memilukan ini terjadi pada Rabu (29/7/2026) sore. Hingga Kamis (30/7/2026) pagi, garis polisi masih terpasang di sekitar wahana rumah hantu untuk kepentingan penyelidikan.
Kasi Humas Polres Tulungagung Inspektur Polisi Satu Nanang Murdianto mengatakan, berdasarkan penyelidikan awal, korban berada di dalam wahana bersama rekannya selama sekitar tiga menit. Setelah keluar, korban sempat berada di depan pintu keluar sebelum tiba-tiba terjatuh.
Wajah korban kemudian terbentur kursi kayu yang berada di lokasi. Pengunjung dan petugas wahana langsung berusaha memeriksa kondisinya.
Baca Juga:Polisi Bongkar Modus Baru Penyelundupan Gading Gajah, Dititipkan Dalam Koper Jemaah Umrah"Korban awalnya memasuki wahana rumah hantu bersama rekannya di pusat perbelanjaan yang ada di wilayah Tulungagung. Beberapa menit kemudian korban sempat berlari lalu berdiri di depan pintu keluar. Kemudian tiba-tiba terjatuh dan dekat korban ada kursi. Wajah korban saat jatuh terbentur kursi," ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Kejadian ini lantas dilaporkan pengelola wahana ke polisi.
"Saksi dan petugas mengecek korban, saat itu sudah tidak ada tanda kehidupan. Pengelola lalu menghubungi Polsek," ujarnya.
Petugas medis yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan. Korban dinyatakan telah meninggal dunia.
"Dari pemeriksaan awal korban dinyatakan meninggal di lokasi. Dugaan penyebab masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Tulungagung bersama tenaga medis dari Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Iskak turut melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara. Hasil pemeriksaan awal menemukan luka pada pipi kiri korban. Luka tersebut diduga terjadi akibat benturan dengan kursi saat korban terjatuh.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Riwayat kesehatan korban juga belum dapat dipastikan.
"Untuk riwayat penyakit korban kami belum dapat memastikan," ucapnya.
Baca Juga:Polisi Gadungan Pangkat Kompol Tipu Satpol PP Medan, Motor Honda Vario Dibawa KaburWahana rumah hantu untuk sementara ditutup dan dipasangi garis polisi. Langkah tersebut dilakukan agar petugas dapat menyelesaikan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
"TKP dipasang garis polisi untuk sementara karena masih ada pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi masih menyelidiki rangkaian kejadian sebelum korban terjatuh dan meninggal dunia.
#jatim





Komentar (0)