Menteri LH: ESG Jadi Investasi Strategis untuk Tingkatkan Daya Saing Perusahaan

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat menyampaikan, penerapan prinsip ESG telah berkembang menjadi investasi strategis.

Menteri LH: ESG Jadi Investasi Strategis untuk Tingkatkan Daya Saing Perusahaan. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat menyampaikan, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) telah berkembang menjadi investasi strategis yang mampu meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan global.

"ESG atau Environmental, Social, and Governance bukan lagi sekadar konsep keberlanjutan, melainkan kerangka strategis yang membantu perusahaan mengelola risiko sekaligus menciptakan nilai jangka panjang," ujarnya saat sambutan dalam acara IDXChannel Anugerah ESG 2026 yang digelar di Bursa Efek Indonesia (BEI),Jakarta, Rabu (29/7/2026) malam.

Baca Juga:
Bank Mandiri Perkuat Komitmen ESG, Livin' Planet Dorong Rehabilitasi Mangrove

Dia menjelaskan, pengelolaan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik dapat memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan. Selain meningkatkan kinerja keuangan, implementasi ESG juga mampu memperkuat manajemen risiko, mendorong inovasi dan efisiensi operasional, serta memperluas akses terhadap sumber pendanaan melalui meningkatnya kepercayaan investor.

Bahkan, kata dia, berbagai hasil studi menunjukkan perusahaan dengan kinerja ESG yang kuat cenderung memiliki biaya modal yang lebih rendah, tingkat volatilitas yang lebih kecil, serta daya saing yang lebih tinggi.

Baca Juga:
IDX Channel Gelar Anugerah ESG 2026, Apresiasi Praktik Bisnis Berkelanjutan

Karena itu, Jumhur menilai penerapan ESG perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang yang mampu mengubah kepatuhan terhadap regulasi menjadi keunggulan kompetitif.

Baca Juga:
IDX Channel Gelar Anugerah ESG 2026, Berikan Apresiasi kepada Emiten Pengusung Keberlanjutan

"ESG harus dipandang sebagai investasi strategis yang mengubah kepatuhan menjadi keunggulan kompetitif dan menjadi fondasi bagi pertumbuhan perusahaan yang tangguh, berkelanjutan, dan bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Lebih lanjut, Jumhur mengatakan, dunia kini telah bergerak melampaui konsep kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Sehingga, ESG telah menjadi salah satu faktor utama yang menentukan daya saing perusahaan di pasar global.

Dia mengutip laporan Global Sustainable Investment Alliance yang menunjukkan nilai investasi berkelanjutan telah mencapai puluhan triliun dolar Amerika Serikat (AS) dan terus menjadi bagian penting dalam strategi investasi berbagai institusi keuangan di dunia.

"Investor global semakin mengintegrasikan faktor ESG dalam proses pengambilan keputusan karena perusahaan dengan tata kelola yang baik dinilai lebih mampu bertahan menghadapi krisis, memiliki risiko lebih rendah, dan memberikan nilai jangka panjang yang lebih baik," ujarnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BMKG: El Nino Diprediksi Berlangsung Hingga Kuartal I 2027
• 4 jam lalu
0
thumb
BeauPicks: 12 Produk Makeup Terbaru yang Rilis di Juli 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Menjadi Gila di Pementasan "Rumah Sakit Jiwa" Teater Koma
• 1 jam lalu
0
thumb
Angela Tanoesoedibjo Targetkan Kemenangan Perindo di 2029: Tak Ada Hasil Instan, Harus Berjuang Bersama
• 18 jam lalu
0
thumb
Hyundai Tampilkan Ioniq 9 dan Kenalkan SUV Listrik Neira di GIIAS 2026
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.