Grid.ID - Kronologi kebakaran di Pulomas menyisakan duka mendalam. Pasalnya dua orang dipastikan tewas dalam insiden kebakaran di sebuah rumah di kawasan Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur.
Dua korban kronologi kebakaran di Pulomas itu dikonfirmasi adalah kakak beradik. Keduanya berinisial W (14), laki-laki, dan M (11), perempuan.
Kronologi kebakaran di Pulomas
Peristiwa kebakaran diketahui terjadi di sebuah rumah pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 19.13 WIB. Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga.
Dimana sebelum kejadian, ada suara seperti ledakan dan api langsung terlihat membesar dan melalap rumah korban. Mengetahui hal itu pengurus dan damkar langsung dihubungi untuk memadamkan api.
"Lalu melihat api sudah membesar dari rumah korban dan dengan segera menghubungi pengurus warga dan damkar," kata Wahid dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Rabu (29/7/2026)
Setelahnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran beserta 45 personel ke lokasi.
Operasi pemadaman pun dimulai pada pukul 19.40 WIB. Sampai pada akhirnya api berhasil dilokalisasi pada pukul 19.51 WIB dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 21.21 WIB.
Usai kejadian, petugas damkar menemukan kedua korban telah meninggal dunia di dalam rumah.
"Korban meninggal dunia diketemukan di kamar belakang sebelah kanan," imbuh Wahid.
Setelahnya kedua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri untuk menjalani pemeriksaan autopsi. Namun untuk penyebab pastinya, polisi masih melakukan penyelidikan.
"Untuk penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," tandas Wahid.
Sementara itu, terkait kronologi kebakaran di Pulomas, korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri. Pasalnya api langsung cepat merambat ke atap rumah dan langsung melalap seluruh bangunan.
Warga sekitar sendiri sudah berusaha memadamkan api memakai alat seadanya namun tidak berhasil. Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Timur, Wahyudi, mengatakan proses pemadaman berlangsung hampir satu jam sebelum api berhasil dikendalikan.
"Api dengan cepat melalap seluruh bagian rumah karena material bangunan yang mudah terbakar. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kami tiba," ujar Wahyudi," dikutip dari Wartakotalive.com.
Menurutnya, penanganan cepat dari warga dan petugas berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain di sisi kanan dan kiri rumah. Wahyudi juga mengatakan kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)
"Pihak kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan kami menunggu hasil pemeriksaannya," tandas Wahyudi. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)