Peneliti: Perjanjian Hormuz harus akomodasi semua negara pesisir

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Dubai (ANTARA) - Seorang peneliti di Akademi Diplomatik Anwar Gargash yang berbasis di Uni Emirat Arab memandang penting setiap perjanjian yang terkait dengan navigasi di Selat Hormuz mempertimbangkan kepentingan semua negara pesisir.

Berbicara kepada RIA Novosti, Rabu, Randa Alhammadi, peneliti diplomasi dan media di Akademi Diplomatik Anwar Gargash mengatakan kesepakatan yang dibuat secara eksklusif antara Iran dan Oman dapat memfasilitasi de-eskalasi.

"Namun kesepakatan itu tidak boleh memberikan wewenang sepihak kepada negara mana pun atas jalur perairan internasional atau mengabaikan kepentingan keamanan yang sah dari negara-negara pesisir Teluk lainnya," katanya.

Untuk membuat Uni Emirat Arab (UEA) menerima dan mendukung perjanjian semacam itu, perjanjian tersebut harus transparan, memiliki dasar hukum yang kuat, dan sesuai dengan hukum maritim internasional, katanya.

Yang terpenting, perjanjian tersebut harus menjamin kebebasan navigasi yang tidak terhalang dan tidak diskriminatif, imbuhnya.

"UEA mengharapkan konsultasi resmi, karena pelabuhan, ekspor energi, perdagangan, dan keamanan nasionalnya terpengaruh secara langsung," kata pakar itu.

Menteri luar negeri dari enam negara Teluk sebelumnya telah membahas upaya untuk memastikan hak navigasi di Selat Hormuz, yang sampai saat ini masih ditutup.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Iran, Oman, dan Arab Saudi serukan upaya bersama amankan Selat Hormuz

Baca juga: Iran serukan kerja sama kawasan pulihkan stabilitas Selat Hormuz



Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengamat Pemerintahan Unhas Dukung Kebijakan Sampah Residu di TPA Tamangapa, Dorong Ekonomi Sirkular
• 12 jam lalu
0
thumb
Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi dari Kebiasaan Malas Menurut Psikolog
• 8 jam lalu
0
thumb
Petani Tembakau Tolak Aturan Baru, Sebut Pembatasan Nikotin dan Tar Bisa Ganggu Ekonomi Daerah
• 9 jam lalu
0
thumb
Dino Patti Djalal Soroti Tantangan Eksekusi di Balik Target 100 GW PLTS
• 8 jam lalu
0
thumb
Peringatan Dini BMKG Besok 30-31 Juli 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.