Pesan Prabowo untuk Ribuan Praja IPDN: Saudara Harus Melindungi Rakyat

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANDUNG - Presiden Prabowo Subianto meminta lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bisa menjaga nama baik pamong dan tidak mengecewakan masyarakat, ketika nantinya ditempatkan di sejumlah instansi pemerintahan. 

Prabowo juga mengharapkan para lulusan IPDN ini bisa bekerja dengan maksimal untuk negara, dan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan amanat undang-undang yang berlaku. 

BACA JUGA: IPDN Luluskan 1.404 Praja, Mendagri Titip Pesan Bangun Birokrasi Modern

"Saudara-saudara, menjadi pamong praja bukan sekadar menyandang pangkat atau jabatan. Kehormatan seorang aparatur negara tidak diukur dari kedudukannya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh rakyat," kata Prabowo saat melantik Praja IPDN Angkatan 33 tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Rabu (29/7/2026).

Sebagai aparatur negara, Prabowo mengingatkan mengenai tugas utama dari ASN itu sendiri yaitu melayani dan mengayomi masyarakat. 

BACA JUGA: Pesan AHY kepada Praja IPDN: Turun ke Lapangan, Dengarkan Langsung Suara Rakyat

Dasar tersebut dikatakan dia, harus terus dipegang oleh para lulusan IPDN yang bertugas di pemerintahan.

"Saudara-saudara, Saudara adalah pelayan rakyat. Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat serta rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan yang pasti dan langsung dapat diakses tanpa adanya birokasi yang berbelit-belit.

Dia juga meminta agar para lulusan ini bisa bekerja dengan baik tidak bermalas-malasan.

"Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat kita tidak memerlukan pemimpin-pemimpin yang tidak bekerja dengan sebaik-baiknya. Rakyat membutuhkan, bahkan menuntut, aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan," tuturnya.

Selain itu, presiden meminta, para aparatur negara baru tersebut selalu tetap mengutamakan kepentingan masyarakat dibandingkan golongan dan pribadi. Dia pun mengingatkan, ASN merupakan wajah dari pemerintah.

"Di mana pun Saudara bertugas, ingat, Saudara adalah wajah dan lambang negara. Dari sikap Saudara dan dari penampilan Saudara, rakyat menilai apakah negara hadir atau tidak, apakah negara tertib atau tidak, apakah negara membanggakan atau tidak, serta apakah negara kita negara yang terhormat atau tidak," ucap dia.

Kinerja dari ASN, kata Prabowo akan menghasilkan penilaian langsung dari masyarakat.

Oleh sebab itu, dia meminta agar tugas yang nantinya diberikan harus dijaga dengan baik dan tidak menyalahgunakan untuk kepentingan pribadi dan golongan.

"Rakyatlah yang akan merasakan apakah negara peduli kepada rakyatnya atau tidak. Dari keputusan-keputusan Saudara, rakyat akan menilai apakah negara layak dipercaya atau tidak. Itulah beratnya tugas dan tanggung jawab seorang pamong praja," kata dia.

"Karena itu, bekerjalah dengan sebaik-baiknya. Kalau Saudara bekerja dengan baik, rakyat akan makin percaya dan semakin cinta kepada negaranya. Tetapi kalau Saudara mengecewakan rakyat, yang rusak bukan hanya nama Saudara, melainkan kepercayaan rakyat kepada negara," pungkasnya. (mcr27/jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
93% Orang Indonesia Nilai Kemandirian sebagai Warisan Bermakna
• 40 menit lalu
0
thumb
Apel Siaga dan Sosialisasi Karhutla, Minamas Plantation Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan di Ketapang
• 22 jam lalu
0
thumb
Dokter Tifa Kembali Didakwa, Prabowo Disebut Terikat ‘Utang Budi’ di Kasus Ijazah
• 1 jam lalu
0
thumb
Mitsubishi Masuki Pasar Elektrifikasi, New Xforce Hybrid jadi Sorotan di GIIAS 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Driver Ojol Batalkan Perjalanan Gegara Penumpang Tak Pakai Helm, Jasa Raharja: Keselamatan jadi Prioritas
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.