Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut mayoritas pelaku begal yang ditangkap aparat kepolisian di Jawa Barat merupakan bagian dari jaringan yang berasal dari Lampung.
Pernyataan itu disampaikan Dedi berdasarkan hasil koordinasinya dengan jajaran kepolisian terkait penanganan kejahatan jalanan di wilayah Jawa Barat.
Advertisement
"Jaringan begal itu kebanyakan, mohon maaf menyebut daerah, berasal dari Lampung yang tertangkap," kata Dedi di TPPAS Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Rabu (29/7/2026).
Menurut Dedi, temuan tersebut menunjukkan bahwa pelaku kejahatan jalanan di Jawa Barat tidak seluruhnya merupakan warga setempat. Sebagian di antaranya berasal dari luar daerah dan tergabung dalam jaringan kriminal yang beroperasi di Jawa Barat.
"Artinya kejahatan itu tidak melulu dilakukan oleh warga Jabar, tetapi banyak juga orang luar yang merupakan bagian dari jaringan kejahatan yang beroperasi di Jabar," ujarnya.
Di sisi lain, Dedi mengklaim angka kejahatan jalanan, termasuk kasus begal, mulai menunjukkan tren penurunan. Hal itu, kata dia, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto.
"Dari sisi grafik, saya tanya ke Pak Kapolda, angka pembegalan dan kejahatan sudah makin turun," ungkapnya.





Komentar (0)