Pemprov Kalimantan Timur Perkuat Pengawasan Perairan dengan Radar AIS Terintegrasi untuk Pantau Kapal Secara Waktu Nyata

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat pengawasan wilayah perairan dengan memasang radar yang terintegrasi dengan Automatic Identification System (AIS) untuk memantau lalu lintas kapal serta mencegah berbagai pelanggaran di perairan Kalimantan Timur melalui perangkat hibah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Pengawasan Kapal Lebih Efektif

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud mengatakan perangkat radar tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan pengawasan terhadap kapal-kapal yang memasuki wilayah perairan Kalimantan Timur.

Ia mengungkapkan, "Pemprov Kaltim mendapat bantuan berupa radar. Alat ini sangat penting untuk mengontrol kapal-kapal yang masuk ke perairan laut kita, khususnya di wilayah krusial seperti Berau ini."

Menurut Rudy Mas'ud, selama ini pemerintah daerah mengalami kendala dalam memantau pergerakan kapal, termasuk terhadap kapal-kapal yang tidak melaporkan dokumen pelayaran kepada otoritas terkait.

Integrasi radar dengan AIS memungkinkan identitas, posisi, kecepatan, dan arah pergerakan kapal dipantau secara waktu nyata sehingga pengawasan terhadap aktivitas pelayaran menjadi lebih efektif.

Fokus Pengamanan Wilayah Berau

Penguatan sistem pengawasan dinilai penting karena wilayah pesisir Berau berbatasan langsung dengan jalur pelayaran internasional serta memiliki sejumlah pulau terluar yang dinilai rawan terhadap berbagai bentuk pelanggaran.

Pelanggaran yang menjadi perhatian antara lain penangkapan ikan secara ilegal dan potensi kapal yang beroperasi tanpa izin di wilayah perairan tersebut.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap sistem radar AIS dapat meningkatkan keamanan wilayah perairan sekaligus mendukung pengembangan sektor kelautan, perikanan, dan pariwisata bahari.

Rudy Mas'ud mengatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk mempercepat proses administrasi pengeluaran peralatan hibah agar radar dapat segera dipasang dan dioperasikan guna memperkuat pengawasan perairan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kepala BGN soal Pemborosan Anggaran Era Dadan Rp 10,5 T: Itu Ranah Penegak Hukum
• 3 jam lalu
0
thumb
Sembunyikan Motor Curian, 2 Pria di Jakut Ditangkap
• 9 jam lalu
0
thumb
KP2MI dan BAZNAS Perkuat Kolaborasi untuk Pembiayaan, Beasiswa, dan Pengelolaan Zakat Pekerja Migran Indonesia
• 14 menit lalu
0
thumb
Video: Jaga Cadangan Energi, Bahlil: RI Sudah Impor Minyak dari Rusia
• 10 jam lalu
0
thumb
Kejagung Periksa 7 Saksi dari Swasta dan Polisi dalam Kasus Dugaan TPPU Febrie
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.