TABLOIDBINTANG.COM - Sepak bola antar kampung atau tarkam menjadi daya tarik utama dalam film drama komedi Bapakmu Kiper yang akan tayang di bioskop mulai 3 September 2026 mendatang.
Mengangkat atmosfer pertandingan rakyat yang penuh semangat, film produksi Entelekey Sinema Indonesia (ESI) ini menghadirkan sisi lain dari dunia sepak bola kampung yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Trailer perdana yang dirilis Selasa (28/7) sore, memperlihatkan kemeriahan kompetisi tarkam dengan segala keunikannya. Mulai dari rivalitas antartim, sorakan penonton, hingga tingkah para pemain di lapangan menjadi bagian penting dalam cerita.
Berbeda dengan kompetisi sepak bola profesional yang identik dengan stadion megah dan tekanan besar, tarkam hadir dengan suasana yang lebih sederhana namun penuh emosi.
Lapangan kampung menjadi tempat berkumpulnya warga, membangun solidaritas, sekaligus melahirkan berbagai kisah di luar pertandingan.
Film Bapakmu Kiper dibintangi Fedi Nuril, Ali Fikry, Tanta Ginting, Augie Fantinus, Vidi Bule, Neysa Chandria, Ochi Manan, Arnold Kobogau, dan sejumlah pemain lainnya.
Fedi Nuril yang memerankan Warto menilai dunia tarkam memiliki kedekatan emosional tersendiri karena menjadi bagian dari kehidupan banyak masyarakat Indonesia.
"Sepak bola tarkam punya suasana yang sangat dekat dengan keluarga Indonesia. Ada semangat, kebersamaan, dan cerita-cerita kecil yang menarik untuk diangkat ke layar lebar," ujar Fedi Nuril dalam jumpa pets di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.
Sementara Ali Fikry, pemeran Dino, melihat tarkam sebagai ruang yang mempertemukan banyak karakter dengan latar berbeda. Baginya, pertandingan tersebut bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang proses membangun kembali kepercayaan.
"Tarkam membuat cerita ini terasa lebih hidup. Ada sisi lucu, ada emosi, dan ada perjalanan untuk kembali percaya," ungkap Ali.
Dalam Bapakmu Kiper, pertandingan tarkam menjadi latar yang mempertemukan kembali Warto dan putranya, Dino, yang sebelumnya memiliki hubungan kurang harmonis.
Melalui dunia sepak bola kampung, keduanya perlahan belajar memahami perasaan masing-masing dan memperbaiki hubungan yang sempat renggang.
Film ini tidak hanya menampilkan keseruan pertandingan, tetapi juga menggambarkan budaya tarkam yang lekat dengan masyarakat Indonesia.
Dari pemain yang bertanding dengan penuh semangat hingga penonton yang ikut meramaikan suasana, semuanya dikemas dengan sentuhan komedi dan kehangatan keluarga.
Disutradarai Ody Harahap dengan naskah karya Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut, Bapakmu Kiper menjadi film drama keluarga yang menjadikan sepak bola kampung sebagai pusat cerita.
Lewat kisah pertandingan tarkam yang penuh warna, Bapakmu Kiper ingin menunjukkan bahwa sebuah lapangan sederhana dapat menjadi tempat lahirnya persahabatan, kebersamaan, hingga kesempatan untuk memperbaiki hubungan yang pernah retak.





Komentar (0)