Jakarta, CNBC Indonesia - PT Toyota Astra Motor (TAM) memanfaatkan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional. Brand asal Jepang itu sekaligus memperkenalkan tiga model baru yang mencerminkan strategi mereka menghadirkan beragam pilihan teknologi, mulai dari mesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik berbasis baterai.
Tiga model yang resmi diperkenalkan adalah Land Cruiser 300 Hybrid EV, Land Cruiser FJ sebagai anggota baru keluarga Land Cruiser, serta bZ4X Touring Battery EV. Langkah ini mempertegas strategi multi-pathway Toyota di tengah percepatan transisi menuju kendaraan rendah emisi di Indonesia.
President Director PT Toyota Astra Motor, Takuya Yokohama, mengatakan perusahaan meyakini kebutuhan konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan tidak bisa dipenuhi hanya dengan satu jenis teknologi.
"Ketika berbicara mengenai sustainable mobility, kami percaya tidak ada one size fits all. Karena itu Toyota menghadirkan berbagai pilihan mobilitas ramah lingkungan melalui strategi multi-pathway," kata Yokohama di arena GIIAS 2026, Rabu (29/7/2026).
Permintaan terhadap kendaraan elektrifikasi Toyota terus meningkat sepanjang tahun ini. Penjualan model elektrifikasi bahkan disebut tumbuh dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kontributor terbesar masih berasal dari model hybrid, termasuk Veloz Hybrid. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan bahwa teknologi hybrid semakin diterima oleh pasar karena menawarkan efisiensi bahan bakar tanpa mengharuskan pengguna mengubah kebiasaan berkendara maupun bergantung sepenuhnya pada infrastruktur pengisian daya.
Salah satu model yang menjadi sorotan adalah Land Cruiser 300 Hybrid EV. SUV premium tersebut mengombinasikan mesin bensin V35A-FTS V6 3.500 cc twin-turbo dengan motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 305 kW dan torsi 650 Nm, sedangkan motor listrik menyumbang tenaga 36 kW dan torsi 250 Nm. Secara keseluruhan, sistem hybrid itu mampu menghasilkan tenaga 341 kW dengan torsi puncak 790 Nm, menjadikannya Land Cruiser paling bertenaga yang pernah dipasarkan Toyota.
Untuk menunjang kemampuan di berbagai kondisi jalan, Land Cruiser 300 Hybrid EV dibekali fitur Auto Multi Terrain Select yang mampu menyesuaikan mode berkendara secara otomatis sesuai karakter permukaan jalan sehingga traksi tetap optimal.
Toyota juga memperkenalkan Land Cruiser FJ yang diposisikan sebagai SUV petualang berukuran lebih ringkas dalam keluarga Land Cruiser. Mengusung desain yang terinspirasi Land Cruiser generasi pertama, model lima penumpang ini dibekali mesin bensin 2TR-FE empat silinder berkapasitas 2.700 cc yang menghasilkan tenaga 122 kW dan torsi 245 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis enam percepatan.
Kemampuan off-road Land Cruiser FJ diperkuat sistem penggerak empat roda part-time dengan pilihan mode 2H, 4H, dan 4L, serta Rear Differential Lock yang dirancang membantu kendaraan melintasi medan berat.
Di segmen kendaraan listrik murni, Toyota menghadirkan bZ4X Touring Battery EV. Model ini mengusung konfigurasi dua motor listrik pada masing-masing poros roda dengan sistem penggerak AWD. Masing-masing eAxle menghasilkan tenaga maksimum 167 kW dan torsi 268,6 Nm, sehingga total output sistem mencapai 280 kW.
Mobil listrik tersebut menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 74,69 kWh yang mendukung pengisian cepat DC hingga 150 kW. Dengan spesifikasi tersebut, waktu pengisian baterai dari kondisi rendah hingga 80% diklaim hanya sekitar 28 menit. Dalam kondisi baterai penuh, bZ4X Touring mampu menempuh jarak sekitar 462 hingga 487 kilometer, bergantung pada kondisi jalan dan gaya berkendara.
Melalui peluncuran tiga model baru ini, Toyota tidak hanya memperluas jajaran produknya di Indonesia, tetapi juga memperlihatkan bahwa strategi elektrifikasi perusahaan masih dijalankan melalui berbagai pilihan teknologi. Di saat sebagian produsen mulai fokus pada kendaraan listrik murni, Toyota tetap mempertahankan pendekatan yang memberi ruang bagi mesin bensin, hybrid, maupun battery electric vehicle untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang berbeda.
(dce) Add as a preferred
source on Google





Komentar (0)