JAKARTA – Roy Suryo mengajukan praperadilan ketiga terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia mengungkapkan, telah menyiapkan barang bukti dalam praperadilan terkait tuntutan ganti rugi tersebut.
Awalnya, Roy Suryo menjelaskan tahapan persidangan yang teregister dengan Nomor Perkara 118/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL. Ia menyebutkan, untuk Kamis 30 Juli 2026, agendanya adalah jawaban dari termohon sekaligus tanggapan dari pemohon.
"Jadi kalau tadi ada beberapa teman media yang menanyakan bukti-buktinya apa? Nah itu, tadi bukti-bukti yang sudah dibacakan ya, yaitu tentang adanya nota sekian, ada nota A, nota B yang totalnya adalah Rp106 juta. Itu semuanya nanti akan kita sampaikan pada hari Jumat ya, dengan disertai adanya saksi," kata Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2026).
"Siapa saksinya? Tunggu saja hari Jumat ya, nanti akan ada," sambungnya.





Komentar (0)