Kemenkeu Bakal Kaji Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun, Pramono: Mohon Kajiannya Disegerakan

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pramono menyambut langkah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang berencana mengkaji penerbitan obligasi daerah Rp3,5 triliun.

Kemenkeu Bakal Kaji Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun, Pramono: Mohon Kajiannya Disegerakan. (Foto: Danandaya Arya Putra/iNews Media Group)

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut langkah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang berencana mengkaji penerbitan obligasi daerah Rp3,5 triliun. Dia bersyukur bila Kemenkeu melakukan kajian atas wacana penerbitan obligasi tersebut. 

"Kalau dilakukan kajian kami terima kasih kepada Menteri Keuangan," kata Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga:
Pemprov DKI Ingin Terbitkan Obligasi Daerah, Berharap Restu Purbaya

Pramono pun berharap kajian penerbitan obligasi daerah tersebut dapat segera diselesaikan. Agar skema pembiayaan yang diusulkan Pemprov DKI Jakarta bisa berjalan mulus.

"Mohon kajiannya disegerakan," tambahnya. 

Baca Juga:
Pramono Pastikan Penerbitan Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Tak akan Bebani Gubernur Selanjutnya

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan belum mengetahui secara rinci rencana Pemprov DKI Jakarta yang akan menerbitkan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun sebagai sumber pembiayaan baru.

Menurut Purbaya, kondisi kas Pemprov DKI Jakarta masih sangat kuat sehingga, dia mempertanyakan urgensi rencana penerbitan obligasi tersebut.

Baca Juga:
Pemprov DKI Jakarta Mau Terbitkan Obligasi Daerah, Purbaya Beri Tanggapan Begini

"Buat apa dia terbitin obligasi? Kan uangnya banyak. Masih ada berapa triliun tuh," ujar Purbaya usai sidang debottlenecking, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Purbaya juga mengaku belum ada pembahasan terkait rencana itu antara Kemenkeu dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. "Saya enggak tahu. Saya belum tahu," kata dia.

Meski demikian, dia menilai penerbitan obligasi daerah tidak akan menjadi persoalan apabila kondisi keuangan daerah kuat.

"Kalau kredibel sama DKI uangnya banyak sebenarnya nggak bahaya. Cuma jadi pertanyaan adalah dia kan uangnya nggak kepakai banyak, buat apa? Tapi saya enggak tahu. Nanti saya cek dengan mereka ya," kata Purbaya. (Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ini lokasi SIM Keliling di Jakarta pada Rabu
• 8 jam lalu
0
thumb
Ciri Kepribadian Ambivert, Tipe yang Fleksibel dalam Berbagai Situasi
• 19 jam lalu
0
thumb
FORU Mulai Rights Issue September, Pengendali Siapkan Inbreng Rp20,8 Triliun
• 21 jam lalu
0
thumb
CCTV Rekam Aksi Komplotan Maling Bobol Sekolah di Depok, Gondol Kamera dan Uang
• 16 jam lalu
0
thumb
Heboh Nikita Mirzani Disebut Bakal Bebas Agustus, Begini Klarifikasi Kuasa Hukum
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.