KOMPAS.TV - Bupati Gayo Lues, Aceh, Suhaidi, memuji pagelaran Klaten Lurik Night Carnival yang berlangsung di alun-alun Klaten, Jawa Tengah, Senin malam (27/7/2026). Dirinya merasa kagum dengan kekayaan potensi yang dimiliki Klaten yaitu kopi, tembakau dan lurik.
"Acara malam hari ini luar biasa, saya kagum dengan antusiasme warga Klaten yang memeriahkan kegiatan ini. Semoga di bawah kepemimpinan Pak Bupati Hamenang, masyarakat Klaten makin maju dan sejahtera," kata Suhaidi seusai acara.
Suhaidi beserta jajaran sengaja datang ke Klaten untuk menjajal kerjasama. Klaten Lurik Night Carnival salah satu kegiatan rangkaian Hari Jadi Pemkab Klaten yang ke 222.
Malam ini ada 20 kontingen yang menyemarakkan sepanjang jalan protokol yaitu Jalan Pemuda menuju alun-alun. KLC tahun ini memadukan kain lurik, seni tradisional, dan lighting panggung yang menawan.
Baca Juga: 222 Siswa Meriahkan Lomba Melukis Payung Juwiring di Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222
Dari pantauan KompasTV, ribuan penonton sudah memadati sepanjang jalan Pemuda Klaten sejak sore hari.
Kegiatan dibuka oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dengan perform memukul alat musik jimbe bersama jajaran Forkopimda. Setelah dibuka, satu persatu kontingen tampil di panggung kehormatan. Mereka menyajikan seni yang dipadukan dengan lurik.
Para kontingen berasal dari BUMN, BUMD, BUMDes, Rumah Sakit, Universitas, pelaku usaha, sanggar, dan lain-lain. Tarian yang menggunakan unsur api, ditampilkan sebuah sanggar sebagai pembuka yang memukau para penonton.
Juga tampil sebuah kelompok paduan suara yang sudah mendunia, Vocalista Angels Choir. Kelompok ini membawakan lagu Cublak-Cublak Suweng, Kuch-Kuch Hota Hai, dan lain-lain. Dilanjut satu persatu kontingen tampil dengan sajian menariknya dengan tema yang berbeda-beda.
Salah satu kontingen menampilkan kostum bertema budaya dalam Klaten Lurik Night Carnival 2026 di Jalan Pemuda, Klaten, Senin (27/7/2026). (Sumber: Dok. KompasTV Klaten/ Nanik Hastuti)Salah seorang peserta asal RSU Islam Klaten, Harjana, kelompoknya menampilkan tema cuci tangan, meskipun perbuatan kecil namun dampaknya sangat besar.
Penulis : Natalia-Frederica
Sumber : Kompas TV
- Advertorial
- Klaten
- Kain Lurik






Komentar (0)