Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terjaring OTT KPK. OTT diduga terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi.
"Benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto dikonfirmasi kumparan, Rabu (29/7).
Fitroh belum menjelaskan lebih lanjut soal barang bukti yang turut diamankan dalam OTT ini. KPK juga belum merinci konstruksi perkaranya.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang diamankan. Belum ada keterangan dari Anom terkait OTT ini.
Merujuk pada situs KPK, Anom tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 21.315.743.177. Laporan tersebut tercatat per 26 Maret 2026.
Asetnya tersebut terdiri dari:
Sebanyak 18 aset bidang tanah dan bangunan yang berlokasi di Jakarta Timur, Bandung, Bekasi, Surabaya, Semarang, Gianyar, Pemalang, hingga Tegal. Nilainya mencapai Rp 12.297.000.000.
Sebanyak 11 kendaraan yang terdiri dari tiga mobil yakni Mercedes-Benz, Honda CR-V, dan Honda HR-V serta delapan motor yakni Kawasaki Ninja, Yamaha RX King, Honda Supra, Piaggio Primavera, Piaggio Sprint Neto, Gesits Solo, Yamaha Mio, dan Harley-Davidson. Nilai totalnya Rp 1.109.000.000.
Harta Bergerak Lainnya: Rp 440.000.000
Surat Berharga: Rp 902.213.515
Kas dan Setara Kas: Rp 782.210.410
Harta Lainnya: Rp 7.030.774.809
Utang: Rp 1.245.455.557






Komentar (0)