Pengalaman unik dialami oleh aktris Kawai Labiba saat terlibat dalam produksi film Imajinari, Operasi Pesta Copet. Berbeda dengan syuting film pada umumnya, Kawai harus beradegan di tengah ribuan penonton festival musik Pestapora yang benar-benar tengah berlangsung.
Kawai menyelinap di antara penonton, dan berharap tidak ada yang menyadari aktivitas syuting.
"Karena kebetulan peranku itu kedapatan yang ada syuting di hari-H Pestapora-nya, itu rasanya memang lebih ada pressure sih," ungkap Kawai di Plaza Senayan, Rabu (22/7).
Menurutnya, kesulitan utama adalah menjaga agar elemen film tidak bocor ke publik sekaligus berkoordinasi tim di tengah kebisingan konser.
"Kami nyelem di antara penonton asli yang enggak tahu kalau ada syuting. Jadi ada rasa ketakutan kayak kira-kira ini nanti bocor enggak ya kostum lah, storyline lah, gimana," jelas Kawai.
Kawai harus berteriak demi mendengar instruksi sutradara di tengah dentuman musik yang sangat kencang. Ia mengenang mereka harus tetap profesional meski tanpa arahan figuran yang biasanya bisa diatur.
"Kamk harus saling koordinasi, saling ngasih brief di tengah musik yang sangat-sangat besar itu. Terus kayak teriak-teriaklah itu, joget dikit, 'STANDBY! WOY WOY!' untuk masuk-masuk ke dalam penonton," tambah Kawai.
Hal ini diamini oleh Iqbaal Ramadhan yang menyebut metode syuting ini sebagai teknik merespon momen.
Jika biasanya syuting film menciptakan sebuah kejadian, di Pestapora mereka harus mengikuti apa yang terjadi secara alami.
"Bedanya kalau syuting di Pestapora yang tadi Kawai cerita, itu lebih merespon momen. Jadi kalau misalnya memang lagi ada penonton yang lagi nonton Sal Priadi terus nangis-nangis, ya kita enggak bisa minta, 'Mas, boleh ulang enggak tadi nangisnya?' Enggak boleh," ujar Iqbaal.
Ada 500 Ekstras Lakukan Reka Ulang KonserSelain melibatkan penonton asli, tim produksi juga menyiapkan 500 orang extras untuk melakukan reka ulang atmosfer konser agar terlihat konsisten. Kristo Immanuel, salah satu pemain utama, merasa atmosfer tersebut sangat nyata.
"500 extras itu didiriin rasanya kita kayak beneran di Pestapora. Terus pas udah mulai take, rasanya immerse banget karena kita harus nyopet gitu kan, nyopet extras-nya. Jadi kayak berasa deg-degannya tuh riil," ujar Kristo.
Bagi Kawai Labiba sendiri, film Operasi Pesta Copet memberikannya pengalaman perdana merasakan suasana moshpit yang autentik.
"Seru banget sih, aku belum pernah, aku suka nonton konser tapi belum pernah kayak ngerasain wall of death yang kayak gitu loh, kayak moshpit. Wah beneran gitu," tutup Kawai.
Film Operasi Pesta Copet diperkuat jajaran aktor seperti Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawaii Labiba, hingga vokalis Sisitipsi, Fauzan Lubis.
Film kolaborasi Imajinari, Boss Creator selaku promotor Pestapora, serta rumah produksi Angin Segar ini hadir dengan genre drama komedi, dan jadi debut sutradara Edy Khemod. Film ini akan tayang pada 27 Agustus 2026 mendatang.






Komentar (0)