Ukraina Desak Iran Hentikan Dukungan ke Rusia: Perang Harus Segera Berakhir

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hubungan Ukraina dan Iran kembali memanas setelah insiden serangan terhadap kapal komersial milik Iran di Laut Kaspia. Teheran kali ini dituntut untuk menghentikan dukungan mereka terhadap Rusia.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan dirinya meminta negara tersebut tidak mengambil langkah yang dapat memperburuk situasi keamanan kawasan. Hal ini menyusul protes keras atas serangan drone yang mengenai kapal milik Iran.

Baca Juga: Rocky Gerung: Londo Ireng Tuh Cuma Ada dalam Imajinasi Prabowo

"Saya menekankan perlunya menahan diri dari langkah-langkah eskalasi apa pun, serta mengakhiri dukungan apa pun untuk Rusia. Perang ini ilegal dan harus diakhiri.," ujar Sybiha, dikutip Rabu (29/7/2026).

Ukraina, selain meminta mereka menahan diri, juga menegaskan bahwa operasi militernya semata-mata ditujukan untuk menghadapi agresi Rusia. Pihaknya tak akan menyasar warga sipil maupun kapal komersial.

"Tindakan Ukraina semata-mata bertujuan untuk membela negara kami dari agresi Rusia. Serangan kami tidak pernah dimaksudkan untuk menargetkan kapal atau warga sipil," kata Sybiha.

Ukraina, meski hubungan kedua negara sedang memanas, menegaskan tidak menginginkan eskalasi konflik baru dengan Iran. Percakapan antara kedua menteri luar negeri itu menjadi salah satu upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan setelah insiden di Laut Kaspia.

Sebelumnya, Iran mengecam keras serangan terhadap kapal komersialnya di Laut Kaspia. Serangan itu diketahui menyebabkan satu pelaut tewas dan satu lainnya mengalami luka-luka.

Adapun Ukraina mengatakan kapal yang diserang tengah mengirimkan peralatan militer dari Iran ke Rusia. Kiev diketahui berulang kali menghadapi serangan drone buatan negara itu yang digunakan militer Moskow.

Penggunaan drone tersebut menjadi salah satu alasan utama mereka terus mendesak adanya menghentikan dukungan militer dari Iran ke Rusia.

Baca Juga: Dokter Zulkifli: Foto di Ijazah Tak Mungkin Jokowi, Bahkan Operasi Plastik Tak Bisa Ubah Ini

Ukraina di sisi lain juga telah mengembangkan berbagai teknologi untuk menghadapi ancaman drone tersebut. Bahkan, Kyiv menyatakan siap berbagi pengalaman dan teknologi kepada negara-negara  yang juga menghadapi serangan menggunakan persenjataan buatan Iran.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pertamina Patra Niaga Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Kalimantan Barat Lewat Penambahan Pasokan
• 1 jam lalu
0
thumb
Pejabat AS Sebut Sanksi Ekonomi Bisa Lebih Menekan Iran Dibanding Serangan
• 9 jam lalu
0
thumb
Indonesia Sudah Masuk El Nino Kuat, Apa yang Harus Dilakukan Warga?
• 4 jam lalu
0
thumb
Viral! Videotron di Melawi Kalbar Diretas Tampilkan Konten Pornografi
• 23 jam lalu
0
thumb
Sule Jawab Kabar Sudah Nikahi Santyka Fauziah Diam-diam
• 9 menit lalu
0
Berhasil disimpan.