Pantau - Para menteri luar negeri negara-negara ASEAN menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah serta ancaman kejahatan penipuan daring lintas perbatasan, sekaligus menyerukan penguatan kerja sama regional untuk menghadapi tantangan tersebut.
ASEAN Soroti Dampak Konflik Timur TengahSekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn mengatakan para menteri luar negeri membahas secara terbuka persaingan geopolitik, keamanan regional, dan perkembangan situasi di Timur Tengah dalam pertemuan tahunan mereka di Manila.
Para menteri juga mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan dialog, menyampaikan keprihatinan terhadap situasi kemanusiaan di Gaza, serta menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil sesuai hukum internasional.
Kao mengungkapkan para menteri sepakat memperkuat koordinasi melalui mekanisme keamanan yang dipimpin ASEAN untuk memitigasi dampak konflik Timur Tengah terhadap Asia Tenggara, terutama terkait ketahanan energi, ketahanan pangan, rantai pasokan, dan keselamatan warga negara ASEAN di kawasan tersebut.
Penipuan Daring Jadi Tantangan RegionalPara menteri luar negeri ASEAN juga mengidentifikasi penipuan daring dan kejahatan terorganisir lintas perbatasan sebagai tantangan mendesak yang memerlukan respons bersama.
Mereka menilai jaringan kriminal yang semakin canggih telah mendorong meningkatnya perdagangan manusia, pencucian uang, serta penyalahgunaan teknologi digital lintas negara.
Kao mengatakan, "Ini merupakan masalah yang saat ini memengaruhi kita semua, dan ada kebutuhan untuk memperkuat kerja sama regional, baik di dalam ASEAN maupun antara ASEAN dan mitra-mitra eksternalnya."





Komentar (0)