Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 5,9 T Untuk MagangHub dan Pelatihan Vokasi

jpnn.com
14 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran Rp5,9 triliun untuk memperkuat program Magang Nasional (MagangHub) 2026 dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kompetensi serta daya saing tenaga kerja Indonesia.

"Tadi (program) magang (nasional) kami mendapatkan tambahan dana Rp4,2 triliun, pelatihan vokasi kami mendapatkan tambahan dana Rp1,7 triliun, ya baru bulan lalu," kata Menaker usai pembukaan Pameran Kesempatan Kerja/Job Fair bertajuk AI Career Boost Day 2026 di Jakarta, Selasa.

BACA JUGA: Menaker Yassierli & Seskab Teddy Luncurkan MagangHub Angkatan II, Kuota Peserta Naik

Yassierli mengatakan pemerintah memperkuat program pelatihan vokasi sebagai bagian dari strategi membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui peningkatan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.

Dia menjelaskan pemerintah menargetkan 300.000 peserta mengikuti pelatihan vokasi yang didukung tambahan anggaran sebesar Rp1,7 triliun. Program tersebut mencakup berbagai keterampilan konvensional, seperti pengelasan, perbengkelan, reparasi pendingin ruangan, dan elektronika.

BACA JUGA: Menaker Yassierli Sebut Kolaborasi Lintas Pihak Kunci Penguatan Daya Saing Tenaga Kerja

Selain keterampilan konvensional, Kementerian Ketenagakerjaan juga mulai mengembangkan pelatihan berbasis teknologi, seperti *smart operation, smart farming*, dan *smart building*. Durasi pelatihan disesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan, mulai satu hingga dua bulan, sedangkan pelatihan pengelasan dapat berlangsung hingga enam bulan.

Yassierli mengatakan lulusan pelatihan pengelasan dari balai-balai pelatihan Kemnaker memiliki prospek kerja yang tinggi, bahkan telah banyak diminati perusahaan luar negeri dengan kisaran gaji mencapai puluhan juta rupiah per bulan sebagai operator welder.

BACA JUGA: Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya Siapkan Generasi Masa Depan Hadapi Dunia Kerja Baru

Program pelatihan vokasi tersebut dilaksanakan melalui 42 balai pelatihan milik Kementerian Ketenagakerjaan dengan melibatkan balai pelatihan pemerintah daerah agar jangkauan layanan semakin luas dan kesempatan peningkatan kompetensi dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah.

"Semoga ini membuktikan bahwa pemerintah, Kementerian Ketenagakerjaan, Pak Presiden (Prabowo Subianto) kita ingin membangun SDM yang unggul. Ini (kuota) 300.000 (pelatihan vokasi) coba tanya di negara lain ada nggak juga program pelatihan vokasi untuk 300.000 orang," kata Yassierli.

Menurut Yassierli, penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu kunci menghadapi tantangan ekonomi global sehingga pemerintah terus memperluas akses pelatihan vokasi untuk menciptakan tenaga kerja Indonesia yang semakin kompeten, produktif, dan berdaya saing.

Sementara itu, untuk program Magang Nasional Angkatan II/Tahun 2026, Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan kuota sebanyak 150 ribu. Pelaksanaannya dibagi ke dalam tiga tahap dengan kuota masing-masing 50 ribu peserta.

Hingga pendaftaran tahap satu selesai per 28 Juli, pendaftar tercatat mencapai 300 ribu untuk memperebutkan 50 ribu posisi tersedia. Setelah pendaftaran ditutup pada 28 Juli 2026, proses akan dilanjutkan dengan seleksi peserta hingga 5 Agustus 2026.

Selanjutnya, pleno dan penetapan peserta dilaksanakan pada 6 Agustus 2026, pengumuman hasil seleksi pada 7 Agustus 2026, pelaksanaan magang dimulai pada 10 Agustus 2026, dan *kick* *off* penyelenggaraan Magang Nasional 2026 Tahap 1 dijadwalkan pada 11 Agustus 2026.

Selama enam bulan mengikuti program, peserta memperoleh uang saku yang besarannya mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota sesuai lokasi mitra penyelenggara.

Selain itu, peserta juga mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). (antara/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... 2 Tahun Tak Masuk Daftar Kasus ILC, Menaker: Bukti Dialog Sosial di RI Terwujud


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kepala Bakom RI Minta Polemik “Londo Ireng” Tak Tutupi Substansi Pidato Presiden
• 19 jam lalu
0
thumb
Rezza Pratama Said Siap Pimpin REI Sulsel, Usung Semangat Kolaborasi
• 10 jam lalu
0
thumb
Anggota DPR RI Komisi III Mercy Barends: Tegakkan Hukum Secara Adil, Rawat Persaudaraan, Tolak Stigma terhadap Masyarakat Maluku
• 3 jam lalu
0
thumb
MRT Jadi Transportasi Umum Pertama di Jakarta yang Bisa Bayar Pakai Kartu Kredit
• 5 jam lalu
0
thumb
KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.