Buy 5 Get 1 Free, Modus Peredaran Gas Whip Pink via WhatsApp

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar dugaan peredaran gas dinitrogen monoksida (N2O) merek Whip-Pink dipasarkan berkedok bahan tambahan pangan. Produk itu diduga dijual bebas lewat media sosial dan WhatsApp, bahkan masuk ke sejumlah tempat hiburan malam di Jakarta.

Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya diduga menjadi pemilik sekaligus pengendali produksi dan distribusi gas tersebut setelah penyidik menggerebek tiga lokasi di Jakarta pada 13-14 April 2026.

Advertisement

BACA JUGA: Omzet Penjualan Tabung Gas Whip Pink Rp 5 Miliar per Bulan

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, tabung gas berwarna merah muda itu tidak memenuhi ketentuan dalam Surat Edaran BPOM Nomor 2 Tahun 2026 tentang produksi, importasi, registrasi, dan peredaran bahan tambahan pangan dinitrogen monoksida.

“Tabung gas N2O merek Whip-Pink berkemasan pink ternyata tidak memenuhi standar Surat Edaran BPOM Nomor 2 Tahun 2026 dan diedarkan melalui penjualan online di media sosial serta aplikasi WhatsApp,” kata Eko dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).

Menurut Eko, perusahaan menerapkan sistem pemesanan melalui WhatsApp dengan mewajibkan pembeli mengisi formulir berisi nama usaha kuliner, alamat, dan jumlah pesanan. Namun, penyidik menemukan data itu hanya dijadikan formalitas.

“PT Suplaindo Sukses Sejahtera sama sekali tidak pernah melakukan verifikasi atas data tersebut,” ujar dia.

Penyidikan juga diperkuat hasil uji Laboratorium Forensik Polri bersama BPOM. Hasilnya, seluruh tabung berisi gas N2O murni dengan standar gas medis untuk anestesi, bukan bahan tambahan pangan seperti yang diklaim.

Tak hanya itu, penyidik menemukan nozzle atau corong plastik yang disertakan dalam kemasan tidak sesuai untuk alat pembuat krim kuliner. Berdasarkan keterangan ahli, corong tersebut justru diduga dirancang agar gas dapat dihirup langsung.

 

Bareskrim bongkar peredaran gas whip pink. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi).

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
E-PKS Kermakim Hadirkan Digitalisasi Pengelolaan Perjanjian Kerja Sama Keimigrasian
• 6 jam lalu
0
thumb
Mengenal Teknologi Super AI Cockpit Omoda O4, Andalkan 10 AI Agent
• 8 jam lalu
0
thumb
5 Berita Populer: Agnez Mo Jadi Villain; Marvel di San Diego Comic-Con 2026
• 20 jam lalu
0
thumb
Emil Dardak Minta Satgas Terus Perbarui Data Kasus Dugaan Keracunan MBG
• 12 jam lalu
0
thumb
Chat AI di Claude Muncul di Google, Lupa Blokir Semua Bocor
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.