Pemberitahuan: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Momen heroik seorang petugas perlintasan jalur (PJL) di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, terekam CCTV dan mendadak viral di media sosial. Petugas tersebut bertaruh nyawa demi menyelamatkan seorang pria yang hendak menabrakkan diri ke kereta api.
Dilansir detikJatim, Selasa (28/7/2026), dalam rekaman video yang beredar, terlihat seorang pria bertelanjang dada dan mengenakan sarung berdiri di atas rel. Pria itu sama sekali tidak mencoba turun dari rel saat cahaya lampu kereta semakin terang dan suara klakson terus dibunyikan.
Beberapa detik kemudian, petugas penjaga langsung melompat ke arah rel dari pos PJL yang berlokasi tak jauh dari posisi pria tersebut. Petugas itu berlari kencang ke arah korban, merangkulnya, lalu menyeretnya keluar dari jalur rel.
Pria tersebut sempat mencoba naik kembali ke atas rel. Tetapi aksinya lagi-lagi berhasil digagalkan oleh sang petugas.
Petugas sigap tersebut diketahui bernama M. Shofi Bahtiar (24), warga Desa Masangan. Shofi mengungkapkan bahwa aksi heroiknya itu dilakukan secara spontan atas dasar tanggung jawab pekerjaan.
"Saat itu refleks saja, spontan. Jarak kereta sekitar 500 meter," terangnya.
Saat ditanya apakah dirinya tidak takut bertaruh nyawa, Shofi memberikan jawaban lugas.
"Ya namanya kerjaannya ngamanin kereta, Pak. Harus tanggung jawab lah," ungkapnya.
Simak selengkapnya di sini
(zap/isa)






Komentar (0)