Tangerang: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan inspeksi langsung ke Bendung Pasar Baru atau yang dikenal dengan Pintu Air 10 di aliran Sungai Cisadane, Kota Tangerang, pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan air di tengah ancaman kekeringan akibat musim kemarau yang tengah berlangsung.
Hasil pemantauan di lokasi menunjukkan Tinggi Muka Air (TMA) di sisi depan Pintu Air 10 mencapai 11,80 meter, sementara di bagian belakang tercatat 5,50 meter.
Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Kementerian PU, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, menyampaikan pasokan air untuk kebutuhan masyarakat masih sangat aman dengan kapasitas yang tersedia mencapai 90 persen. Debit air dan kondisi bendungan pun dinyatakan masih dalam status normal.
"Persediaan air untuk masyarakat masih dalam kondisi yang sangat aman, ketersediaannya masih mencapai 90 persen. Kondisi debit air dan bendungan dinyatakan dalam status normal," ujar Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, Selasa, 28 Juli 2026.
Baca Juga :
Pemerintah Garansi Stok Air Aman Hadapi Kemarau dan El Nino
Arnold menjelaskan meskipun di beberapa sisi bendungan terjadi penurunan debit air, namun secara keseluruhan ketersediaan air masih tergolong mencukupi. Ia menambahkan, sistem pengawasan dan pengelolaan air di bendungan didesain sedemikian rupa agar pasokan untuk kebutuhan baku dan irigasi tetap terjaga stabil hingga beberapa waktu ke depan.
"Jika ada masyarakat atau kawasan pertanian dan sawah yang mulai terancam kekeringan, segera laporkan. Tim dari Balai Sungai hingga pemerintah daerah akan langsung bergerak melakukan pengiriman air suplai," kata Arnold.
Arnold juga mengungkapkan saat ini pihaknya memberikan perhatian khusus di wilayah Pulau Jawa, terutama di bagian Selatan, guna mengantisipasi dan memitigasi dampak kekeringan selama musim kemarau tahun ini.
Balai UPT Daerah Aliran Sungai (DAS) Cidurian Cisadane di Pintu Air 10, Kota Tangerang. (metrotvnews.com/Hendrik S)
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan pemenuhan air bagi warga Kota Tangerang selama musim kemarau ini masih terjamin. Untuk menjaga kelancaran pasokan, Pemkot Tangerang terus memperkuat koordinasi dengan Dinas PUPR Kota Tangerang, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS C3), serta Perumda Tirta Benteng hingga musim hujan tiba.
"Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan karena pemenuhan air terus berjalan. Namun, kami imbau warga untuk tetap bijak dan menghemat penggunaan air sebagai langkah antisipasi agar kita siap menghadapi musim kemarau ini," kata Sachrudin.





Komentar (0)